Surabaya (beritajatim.com) – Paul Munster, Pelatih Persebaya Surabaya tidak merasa kehilangan meskipun kapten tim, Reva Adi harus absen dalam pertandingan mendatang karena mendapat kartu merah.
Munster menganggap ini sebagai kesempatan bagi pemain lain yang dapat mengisi posisi Reva. Tentu saja ini adalah pertandingan yang harus mereka tunjukkan kepada semua orang bahwa mereka layak bermain dengan baik.
“Saya tidak merasa kehilangan karena ini adalah kesempatan bagi pemain lainnya. Ini adalah kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan performa terbaiknya,”katanya.
Munster menekankan bahwa ujicoba tim untuk para pemain yang masih kurang pengalaman itu sangat penting, karena mereka pasti akan bermain di saat dan tempat yang tepat.
“Seperti yang saya katakan selalu, akan ada waktu mereka untuk memanfaatkan kesempatan itu dan saya pasti akan memberikan kepercayaan kepada pemain pengganti untuk memberikan penampilan terbaiknya,”tambahnya.
Selanjutnya Munster mengatakan, sejatinya ia tidak suka dengan adanya kartu dalam pertandingan. Ia selalu mengingatkan para pemainnya untuk menjaga kedisiplinan mereka dalam pertandingan.
Para pemain seharusnya sudah paham bagaimana Munster yang selalu memiliki ekspektasi tinggi dengan permainan para anak buahnya. Dengan kondisi kartu merah yang dialami oleh Reva Adi tentu saja dia merasa sedih.
“Jadi jelas sedih dengan situasi terakhir dengan Reva. Saya sudah bicara dengan dia dan semua pemain tahu bahwa mereka harus lebih disiplin dalam situasi seperti ini,”ujarnya.
Pelatih yang berasal dari Irlandia ini mulai mempersiapkan pengganti Reva Adi di pertandingan tandang selanjutnya, 23 Februari 2024 mendatang melawan Persita Tangerang. Dua pemain yang berpotensi bisa menggantikan posisi pemain asal Sulawesi Selatan ini adalah
Arif Catur atau Mikael Tata dua pemain muda ini dapat menggantikan posisi sayap kanan yang biasa diduduki oleh Reva Adi saat bermain. (way/ted)






