Surabaya (beritajatim.com) – Jelang bergulirnya musim kompetisi 2025/2026, manajemen Persebaya Surabaya memastikan tidak akan melakukan perombakan besar dalam skuad. Sebanyak 80 persen pemain musim 2024/2025 dipastikan tetap dipertahankan, termasuk beberapa pemain muda andalan yang telah dikontrak jangka panjang.
Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang telah disusun sejak musim lalu. Mayoritas pemain yang dipertahankan merupakan pilar muda yang dinilai layak menjadi fondasi tim ke depan.
“Gambarannya, sebenarnya sejak musim lalu kami sudah membuat perencanaan. Beberapa pemain kontrak jangka panjang dan sebagainya,” kata Candra, Sabtu (31/5/2025).
Menurut Candra, komposisi skuad saat ini hampir seluruhnya terdiri dari pemain yang terikat kontrak multi years. Hal ini dinilai penting untuk membangun tim yang stabil dan berkesinambungan.
“Kalau teman-teman lihat, komposisi tim ini hampir 70-80 persen adalah multi years (jangka panjang), itu jadi fondasi kami,” jelasnya.
Beberapa nama yang telah dikontrak hingga musim 2026 antara lain Ernando Ari, Andhika Ramadhani, Toni Firmansyah, Bruno Moreira, Flavio Silva, dan Dejan Tumbas. Mereka dinilai menjadi aset penting bagi Persebaya dalam mengarungi musim-musim mendatang.
“Beberapa pemain yang nanti kami siapkan untuk musim depan juga konsepnya akan multi years. Karena Persebaya nggak mau tiap tahun bongkar pasang,” tegas Candra.
Meski begitu, Candra mengakui tetap akan ada penyesuaian menyusul hengkangnya pelatih kepala Paul Munster. Pergantian pelatih tentu membawa perubahan pada strategi dan kebutuhan tim.
“Setiap ada yang baru kan pasti akan adaptasi, ada perubahan dan sebagainya, cuma nanti seperti apa kan, temen-temen bisa lihat sendiri, yang jelas dari manajemen kita ingin musim depan harus lebih baik dari musim ini,” tandasnya. [way/beq]






