Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya menang tipis 2-1 atas tamunya Borneo FC dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Minggu ke-11 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (3/9/2023). Pertandingan tersebut diwarnai gol bunuh diri.
Bermain menyerang sejak babak pertama, tim berjuluk Pesut Etam hanya bisa mencuri gol terlebih dulu lewat gol bunuh diri Yohanes Kandaimu menit ke 45+2. Namun sayang ada kesalahan yang dilakukan pemain Boreno, sehingga tim Bajul Ijo bisa membalikkan keadaan. Persebaya berhasil mencetak dua gol. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 untuk Pesebaya tidak berubah.
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengatakan, mulai babak pertama para pemainnya bermain cukup agresif bahkan ada beberapa moment yang bisa mengontrol pertandingan. “Kami berusaha untuk mendominasi pertandingan, terutama pengusaan bola. Saya rasa kami ada kesalahan. Kami lupa untuk bertahan 2-3 kali. Dan Persebaya mempunyai striker yang bagus,” ucap Pieter.
Bahkan Pieter mengakui striker Borneo tidak bisa mendapatkan gol dan sulit bergerak. “Ini hasil yang mengecewakan tetapi kami mendapatkan pelajaran dan mengambil hal-hal positif. Ini yang saya suka dari tim saya di sepakbola, mengambil hal yang positif,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Laga Persebaya vs Borneo FC Dijaga 2.128 Petugas
Sementara itu, Nadeo Argawinata kiper Borneo FC mengatakan pertandingan melawan Persebaya Surabaya ini cukup bagus meskipun tim pesut etam belum beruntung untuk meraih poin. “Pertandingan yang menarik, pertandingan yang cukup bagus. Kita sama-sama menunjukkan kualitas. Namun sayang Borneo belum beruntung,” katanya.
Dengan hasil ini, Nadeo akan lebih fokus di laga berikutnya untuk memperbaiki permainan tim.
“Kita fokus di laga selanjutnya. Selamat untuk persebaya,” lanjutnya.
Usai kalah di kandang Bajul Ijo, Borneo FC masih bertahan di urutan 2 dengan hasil akhir poin 19, sedangkan Persebaya Surabaya saat ini berada di posisi 5 dengan jumlah 18 poin. [way/suf]






