Surabaya (beritajatim.com) – Jeda kompetisi BRI 2025/2026 usai putaran pertama dimanfaatkan klub-klub peserta untuk mematangkan persiapan menuju putaran kedua, termasuk Persebaya Surabaya. Kompetisi yang memasuki masa jeda sekitar dua minggu ini menjadi momentum bagi tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyebut pihaknya tengah menyiapkan agenda pertandingan uji coba guna menjaga kebugaran pemain sekaligus menilai kualitas tim secara keseluruhan.
“Kami berencana menggelar laga persahabatan agar bisa melihat pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan menit bermain. Ini penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” ujar Tavares, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, evaluasi kemampuan individu menjadi kunci dalam memperkuat kedalaman skuad. Ia menegaskan bahwa tim yang kompetitif harus memiliki persaingan sehat di setiap posisi.
“Tim yang kuat harus memiliki dua hingga tiga pemain yang bersaing secara sehat di setiap posisi,” katanya.
Meski belum mengungkap jadwal maupun calon lawan uji coba, Tavares memastikan seluruh pemain Persebaya, termasuk kapten tim Bruno Moreira, tetap mendapatkan waktu istirahat sebelum kembali menjalani program latihan intensif.
“Fokus kami memulihkan kondisi dan mempersiapkan tim untuk laga selanjutnya. Putaran kedua liga akan jauh lebih sulit karena semua tim pasti memperkuat skuad mereka,” tutupnya.
Pada laga pertama putaran kedua, Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 25 Januari 2026. Laga ini menjadi ujian penting bagi Bajul Ijo, mengingat pada pertemuan putaran pertama Persebaya harus menelan kekalahan saat bertindak sebagai tuan rumah. Dengan komposisi skuad dan pelatih baru, Persebaya berharap mampu meraih kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen. (way/but)






