Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menegaskan bahwa timnya harus tampil lebih baik dibandingkan pertemuan pertama melawan Dewa United.
Pada putaran pertama, Persebaya hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tim berjuluk Tangsel Warrior tersebut.
Munster meminta para pemainnya untuk fokus penuh dalam pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Kamis (21/2/2025). Ia mengakui bahwa Dewa United adalah tim yang memiliki kekuatan besar dan tidak mudah dikalahkan.
“Ya, Dewa adalah tim terkuat di liga. Mereka memiliki skor tertinggi dan banyak pemain berkualitas. Seperti yang dikatakan Ernando, kami menyadari kekuatan mereka, tetapi kami juga akan fokus pada diri sendiri dan melakukan yang terbaik,” ujar Munster.
Evaluasi Pertahanan Jadi Fokus Utama
Lebih lanjut, pelatih asal Irlandia Utara itu menyoroti pentingnya perbaikan di lini belakang. Ia tidak ingin timnya kembali kebobolan, terutama pada babak kedua, yang kerap menjadi titik lemah Persebaya dalam beberapa pertandingan sebelumnya.
“Kami sangat fokus pada pertandingan ini, terutama di sektor pertahanan. Pemain harus tetap fight, khususnya di babak kedua. Harapannya, mereka bisa memanfaatkan peluang dengan baik agar bisa memenangkan pertandingan tanpa kebobolan,” tambahnya.
Ernando Ari Percaya Diri Hadapi Lini Serang Dewa United
Sementara itu, kiper Persebaya, Ernando Ari, menyadari betul ketajaman lini serang Dewa United. Namun, ia menegaskan bahwa tim sudah mendapatkan arahan dari pelatih mengenai cara menghadapi serangan lawan.
“Soal produktivitas gol Dewa United, kami sudah melakukan sesi meeting tersendiri. Coach sudah memberi arahan bagaimana cara menghadapi mereka, apalagi mereka memiliki banyak pemain timnas dan lini depan mereka sangat bagus. Tapi saya tidak gentar, saya percaya dengan rekan-rekan setim, kami bisa mengatasi mereka,” ungkap Ernando.
Nasib Paul Munster Ditentukan di Dua Laga
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Munster. Manajemen Persebaya telah memberikan ultimatum kepada pelatih berusia 41 tahun itu untuk meraih kemenangan dalam dua laga berikutnya. Jika gagal, Munster dipastikan akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Bajul Ijo.
Duel melawan Dewa United pun menjadi laga krusial yang akan menentukan langkah Persebaya ke depan, sekaligus menguji ketangguhan tim dalam menghadapi salah satu lawan terkuat di kompetisi ini. (ted)






