Jakarta (beritajatim.com)- Dewa United baru saja meraih kemenangan penting atas PSBS Biak dengan skor 3-1 pada pekan keenam Super League 2025/2026. Meski hasil ini memperpanjang tren positif tim asuhan Jan Olde Riekerink, ujian sesungguhnya baru akan datang pada pekan ketujuh, saat mereka menghadapi Persebaya Surabaya.
Dalam pertandingan kontra PSBS, tiga gol Dewa United tercipta di babak pertama. Jaja membuka skor lewat tendangan keras kaki kirinya pada menit ke-28.
Selang dua menit, giliran Stefano Lilipaly mencatatkan gol perdananya untuk Dewa United. Alex Martins kemudian menutup pesta gol tim tuan rumah di penghujung babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+4. Sementara PSBS hanya mampu membalas lewat gol Ruyery Blanco di menit ke-86.
Meski puas dengan hasil akhir, pelatih Jan Olde Riekerink mengakui bahwa secara permainan, Dewa United belum tampil sebaik saat mereka menghadapi Arema FC pada pekan sebelimnya.
Salah satu sorotan positif dari laga ini adalah performa Ricky Kambuaya. Gelandang Timnas Indonesia itu tampil dominan di lini tengah dan memberikan dua assist penting meski tak mencetak gol.
“Ricky adalah pemain spesial. Dia tahu bagaimana menempatkan bola di ruang sempit, mengatur tempo, dan jadi pemimpin di lapangan. Dia bermain di area yang memang cocok untuknya,” kata Riekerink memuji kapten timnya.
Dengan dua kemenangan beruntun yang diraih atas Persita Tangerang dan PSBS Biak, Dewa United perlahan bangkit dari awal musim yang kurang konsisten. Namun, Riekerink menegaskan bahwa tantangan lebih berat sudah menanti.
“Selanjutnya kita akan menghadapi Persebaya. Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kami,” tegasnya.
Laga kontra Persebaya pada pekan ketujuh bisa menjadi tolok ukur sejauh mana kesiapan Dewa United bersaing di papan atas Super League musim ini. Performa konsisten dan mental kuat akan sangat dibutuhkan jika ingin meraih hasil positif di pertandingan nanti. [faw/aje]






