Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya membuat heboh dengan mengunggah foto remaja penyulut flare dalam laga melawan Persib Bandung lalu. Tak hanya foto, Persebaya juga mengunggah identitas lengkap pelaku.
Dalam akun Instagram resminya pada Jumat (7/3/2025) pagi, Persebaya mengumumkan bahwa mereka didenda Komdis PSSI sebesar Rp50 juta akibat nyala flare di laga melawan Persib, Sabtu (1/3/2025) malam.
Persebaya menjelaskan, remaja yang menyalakan flare itu telah diamankan oleh marshal tribun utara dan diserahkan ke panpel pertandingan.
Disebutkan bahwa pelaku penyulut flare itu berinisial FB, berusia 19 tahun. Ia tercatat warga Jalan Wonosari Lor I, Surabaya.
“Pelaku yang tertangkap tangan tersebut mendapat sanksi tegas dari Panpel Persebaya dengan dilarang hadir di stadion selamanya. Bila pelaku melanggar larangan ini dengan sengaja datang ke stadion, yang bersangkutan akan diserahkan ke petugas berwajib untuk mendapat sanksi hukum,” tegas Persebaya.
Sikap tegas Persebaya ini mendapatkan banyak respons. Salah satunya dari Syamsir Alam, mantan wonderkid sekaligus bekas striker Timnas U-23 Indonesia. “Bagus nih harus benar-benar dipajang muka dan alamatnya!!” tulis Syamsir.
Bahkan, akun pendukung Persib Bandung pun memberikan apresiasi terhadap langkah Persebaya yang mengunggah foto hingga identitas pelaku. “Keren cuyy langsung satset. Kalau di sini mana ada ya kaya gini,” tulin akun @bobotohworldwide.
Dono Pradana, komedian asal Surabaya, juga mengapresiasi langkah tersebut. Ia berharap sikap tegas ini menimbulkan efek jera. “Tindakan tegas ini semoga pelan-pelan bisa merubah mental penonton ke depannya,” tulis akun @donopradana.
Selain itu, ada banyak dukungan yang diberikan netizen kepada Persebaya. Sanksi sangat tegas ini diharapkan menjadi pelajaran untuk seluruh suporter ke depan. [faw/beq]






