Jakarta (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya kembali bermain di rumah sendiri akhir pekan ini. Bajul Ijo akan menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/8/2025) malam.
Beban sejarah menghantui Persebaya di laga ini. Pertama, sudah lebih dari 120 hari Stadion Gelora Bung Tomo tidak menyaksikan kemenangan tuan rumah.
Terakhir kali Bajul Ijo meraih tiga poin di kandang terjadi pada 20 April 2025, ketika menang tipis 1-0 atas Madura United. Sejak itu, Persebaya selalu gagal mengunci kemenangan di kandang sendiri.
Kedua, Bali United selalu menjadi momok menakutkan bagi Persebaya dalam beberapa musim terakhir. Dalam 12 pertemuan terakhir di liga, Bali United unggul jauh dengan tujuh kemenangan beruntun.
Terakhir kali Persebaya bisa menang atas klub asal Pulau Dewata itu adalah lebih dari tiga tahun lalu, tepatnya 23 Maret 2022.
Statistik pun tidak berpihak pada tuan rumah. Selain rekor pertemuan yang timpang, Bali United juga sedang tampil cukup solid di laga tandang. Dalam dua lawatan terakhirnya, mereka belum terkalahkan, bahkan sukses membungkam Persebaya di Surabaya dengan skor 3-1 pada Mei lalu.
Sementara itu, Persebaya datang ke laga ini dengan modal satu kemenangan dan satu hasil imbang dari dua laga awal musim.
“Saya pikir tiga poin (lawan Persita) akan memberi kami ketenangan lebih. Kami akan banyak berkembang dalam beberapa hari ke depan,” ujar Eduardo Perez, nakhoda Persebaya. (faw/ted)






