Jakarta (beritajatim.com) – Marc Marquez kini menyadari bahwa saingan terberatnya untuk gelar juara dunia MotoGP 2025 mungkin justru datang dari orang terdekatnya sendiri: sang adik, Alex Marquez.
Sejak bergabung dengan Ducati, Marc tampil luar biasa dengan mencatatkan tujuh kemenangan dari delapan balapan awal. Ia langsung dijagokan sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini. Namun, kejutan besar justru datang dari Alex.
Meski hanya menunggangi motor Ducati versi tahun lalu (Desmosedici GP24), Alex tampil konsisten dengan tujuh kali finis runner-up secara beruntun. Bahkan, ia sempat memimpin klasemen sementara usai GP COTA. Saat ini, Alex hanya terpaut 17 poin dari Marc, unggul sembilan poin atas Francesco Bagnaia yang merupakan rekan satu tim Marc.
Jelang GP Jerez, Marc mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian sang adik. “Saya bangga dengan Alex. Dia telah menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya,” ujar Marc dilansir dari Crash, Jumat (25/4/2025).
“Selama bertahun-tahun, dia selalu berada di bawah bayang-bayang saya. Tapi dia tetap tenang dan terus berkembang,” imbuhnya.
Musim lalu, mereka berbagi garasi di tim Gresini. Menurut Marc, momen itu sangat penting bagi perkembangan Alex. “Kami saling mendukung, bekerja dengan cara yang sama. Tahun ini kami tetap berbagi masukan, tapi masing-masing fokus pada tim dan strategi masing-masing.”
Persaingan mereka kini tak hanya sekadar di rumah, tapi juga di lintasan balap.
“Di rumah kami saling membantu, tapi di lintasan kami bertarung untuk menang. Itu luar biasa,” tambah Marc.
Keluarga Marquez kini menjadi pusat perhatian karena berhasil menempatkan dua bersaudara di posisi teratas klasemen MotoGP. Namun Marc menekankan pentingnya menjaga energi dan fokus. “Suasana di keluarga kami sangat positif, tapi kami harus tetap bisa mengendalikannya.”
Dengan Jorge Martin yang masih cedera dan Bagnaia tertinggal poin, Marc menganggap Alex sebagai pesaing utama dalam perebutan gelar.
“Saya sadar sepenuhnya, bisa saja pada akhir musim nanti saya akan berjuang melawan adik saya sendiri untuk gelar juara dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Alex tetap tenang meskipun belum meraih kemenangan pertamanya.
“Saya dijuluki Mr. P2, dan saya tidak masalah dengan itu! Selama bisa tampil konsisten, saya akan tetap menikmati momen ini,” ucapnya dengan senyum. [faw/aje]






