Surabaya (beritajatim.com) – Seorang novelis roman yang pernah menulis esai berjudul “Cara Membunuh Suamimu” kini harus menjalani proses peradilan. Dia ditetapkan sebagai terdakwa kasus pembunuhan terhadap suaminya sendiri, hal yang sama dengan tulisan esainya.
Dikutip dari Indiatimes.com, Nancy Crampton-Brophy (71) dari Oregon, AS, menulis sebuah artikel esai yang menakutkan pada 2011. Esai tersebut dikatakan menerangkan secara rinci banyak motif dan cara membunuh pasangan.
Ironisnya, dia sekarang menghadapi tuduhan telah menembak mati suaminya, Daniel Brophy, pada Juni 2018. Motifnya, Nancy ingin mendapatkan klaim asuransi jiwa suaminya dengan jumlah lebih dari US$1,5 juta, setara dengan Rp21,6 miliar.
Brophy yang berprofesi sebagai chef ditemukan tewas di salah satu dapur Oregon Culinary Institute (OCI), di Portland, pada 2 Juni 2018. Jasadnya ditemukan rekan kerjanya dengan luka tembak di punggungnya dan satu lagi di dada.
Menurut dokumen pengadilan, para penyelidik menemukan fakta tersangka (Nancy) berada di Portland, tempat suaminya bekerja, pada saat pembunuhan terjadi. Tetapi Nancy berbohong kepada pihak berwenang dengan mengatakan bahwa dia berada di rumah sepanjang waktu.
Meski demikian, Nancy telah membagikan berita kematian suaminya di Facebook sehari setelah tragedi melanda. Dalam postingannya dia menulis, “Saya punya berita sedih untuk diceritakan. Suami dan sahabat saya, Chef Dan Brophy terbunuh kemarin pagi. Saya berjuang untuk memahami semuanya sekarang. Sementara saya menghargai tanggapan belasungkawa anda tapi saya begitu sedih dan kewalahan.”
“Bagi Anda yang dekat dengan saya dan merasa untuk mendapatkan panggilan telpon dengan saya, Anda benar, tetapi saya sedang berjuang untuk memahami semuanya sekarang,” lanjut postingan tersebut.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Kasus-Pembunuhan”]
Dia akhirnya ditangkap pada September 2018 dan mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan terhadapnya.
Crampton-Brophy pernah menjadi novelis produktif yang menerbitkan buku-buku seperti ‘The Wrong Lover’ dan ‘The Wrong Husband’, dan pada 2011 menulis esai “How to Murder Your Husband” untuk blog See Jane Publish.
Sementara pembunuhan itu pertama kali menjadi berita utama dua tahun lalu, persidangan telah ditunda sebagian besar karena pandemi Covid-19. Jaksa mengatakan pengacara Crampton-Brophy telah menggunakan pandemi dalam sejumlah upaya untuk menghindari konsekuensi dari dugaan kejahatannya.
Namun, saat ini persidangan sedang berlangsung Crampton-Brophy akhirnya akan dipaksa untuk menjawab tuduhan Nancy membunuh suaminya demi mendapatkan lebih dari US$1 juta. Keluarga Daniel Brophy akhirnya akan mendapatkan resolusi atas pembunuhan ayah mereka.
Nancy Crampton-Brophy didakwa dengan pembunuhan dan penggunaan senjata api secara tidak sah. (adg/beq)






