Surabaya (beritajatim.com) – DPD Partai Golkar Surabaya kembali mengadakan ziarah ke makam-makam Wali Songo sebagai puncak peringatan HUT ke-60 partai. Kegiatan ini dihadiri oleh warga Surabaya, khususnya dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), yang dikenal sebagai basis pendukung utama Golkar di kota pahlawan.
Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni menyebut ziarah ini tidak hanya sekadar peringatan ulang tahun, tetapi juga sebuah tradisi yang mempererat hubungan antara Golkar dan warga Nahdliyin.
Dia menekankan bahwa ziarah ini adalah bukti nyata dari upaya Golkar dalam menjaga silaturahmi dan melestarikan tradisi keagamaan bersama masyarakat Surabaya.
“HUT ke-60 ini kami rayakan dengan kegiatan ziarah wali 5 sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang Partai Golkar dan dukungan yang luar biasa dari warga NU di Surabaya. Kegiatan ini adalah wujud nyata ikatan Golkar dengan Nahdliyin, yang kami hormati dan kami jaga melalui tradisi keagamaan,” ujar Arif Fathoni, Minggu (27/10/2024).
Mas Toni, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa survei internal pada Agustus 2024 menunjukkan bahwa warga Nahdliyin merupakan pendukung terbesar Partai Golkar di Surabaya. Oleh karena itu, Golkar Surabaya berkomitmen untuk terus memfasilitasi ziarah wali sebagai bentuk pengabdian dan penghargaan terhadap loyalitas Nahdliyin, yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan politik partai di kota ini.
“Insya Allah, kegiatan ziarah ini akan terus berlanjut sebagai bentuk pengabdian kami kepada Nahdliyin yang telah setia mendukung kami. Dengan ziarah ini, kami berharap doa ditempat mustajabah ini bisa terus menguatkan semangat Golkar dalam melayani masyarakat,” jelas mantan jurnalis ini.
Selain berfokus pada ziarah wali, dia juga mengapresiasi tokoh-tokoh Golkar asal Surabaya yang berhasil menempati posisi penting di tingkat nasional, seperti Adies Kadir sebagai pimpinan DPR RI dan Blegur Prijanggono di DPRD Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, pencapaian ini adalah buah dari doa warga Surabaya yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Rungkut hingga Gunung Anyar.
“Berkat doa masyarakat Surabaya, para tokoh kita bisa mencapai posisi penting di tingkat nasional. Ini menjadi bukti kuatnya doa masyarakat, mulai dari Rungkut, Sukolilo, hingga Gunung Anyar, yang dikabulkan oleh Allah SWT,” ungkap wakil ketua DPRD Surabaya ini.
Selain itu, Toni juga mengajak warga Nahdliyin untuk terus mendukung Golkar dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan mendoakan kesuksesan Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya mendatang serta kelanjutan kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
“Dengan peringatan HUT ini, Golkar berharap dapat semakin mempererat hubungan dengan warga NU dan berkomitmen aktif dalam memajukan Surabaya,” pungkas dia.[asg/aje]






