Banyuwangi (beritajatim.com) – Perjalanan 4 kereta api terdampak anjloknya KA Pandalungan di dekat Stasiun Tanggulangin Sidoarjo. KAI harus merekayasa dengan memutar perjalanan sejumlah KA tersebut untuk bisa melanjutkan operasi.
PT KAI Daop 9 Jember mengkonfirmasi adanya keputusan itu. Empat perjalanan kereta api itu di antaranya, KA Ranggajati dari Cirebon tujuan Jember, KA Logawa dari Purwokerto tujuan Jember dan KA Sritanjung dari Lempuyangan tujuan Ketapang Banyuwangi dijalankan memutar Lewat Kertosono – Blitar – Malang – Bangil.
“Sedangkan untuk kereta Sritanjung dari Ketapang tujuan Lempuyangan memutar lewat Bangil – Malang – Blitar – Kertosono,” terang Manager Humas dan Hukum PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Minggu (14/1/2024).
Cahyo menjelaskan, hingga saat ini belum dapat dipastikan perjalanan KA kembali normal. Meskipun, telah diadakan upaya untuk mengevakuasi KA Pandalungan.
“Untuk estimasi proses evakuasi masih belum bisa kita pastikan, tapi saat ini KAI mengupayakan agar jalur secepatnya bisa segera dilalui,” katanya.
Selanjutnya, pihak PT KAI berjanji akan memberikan service recovery bagi pelanggan. Termasuk meminta maaf atas keterlambatan masa perjalanan.
“KAI Daop 9 Jember meminta maaf atas terganggunya beberapa perjalanan kereta api tersebut, dan untuk setiap keterlambatan yang terjadi, penumpang diberikan Service Recovery sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. [rin/suf]






