Ngawi (beritajatjm.com) – Seorang pria menggegerkan warga lantaran hendak melompat ke Bengawan Madiun dari Jembatan Dungus Desa Karangasri, Kecamatan/Kabuoaten Ngawi didatangi pria tak dikenal pada Kamis (7/12/2023) pukul 21.30 WIB.
Pria bernama Aris (38) warga Ngawi itu sempat melawan warga dan sejumlah pengguna jalan yang mencoba menghentikannya. Warga pun terpaksa melumpuhkannya agar pria itu mengurungkan niatnya. Warga segera menelepon polisi untuk membantu mencegah pria itu melompat ke bengawan.
Kejadian berawal saat, Ayup Budi, salah seorang warga di pinggir Bengawan Madiun di dekat Jembatan Dungus sedang memancing. Tiba-tiba dia dihampiri pria menggunakan jaket hitam yang tak dikenalnya.
Pria itu lantas berkata bahwa dia ingin meminjam ponsel milik Ayup untuk menelepon keluarganya. Ponsel pun diberikan, dan Ayup lantas terkejut. Lantaran, si peminjam pknsel itu berkata pada seseorang di seberang telepon bahwa dia hendak mengakhiri hidup.
“Dateng minjam hape. Katanya mau menelepon keluarganya. Terus, saya denger kalo dia mau melompat ke sungai gitu. Saya buru-buru minta tolong orang lain agar orang itu gak nyebur ke sungai,” kata Ayup Budi.
Baca Juga: MPP Ngawi Sudah Selesai 100 Persen, Bakal Ada 30 Pelayanan
Eko Suryanto, warga lainnya mengaku terpaksa melumpuhkan Aris karena dia terus melawan dan bertekad menceburkan diri ke Bengawan Madiun.
“Ya kami cegah. Kedalamannya 8 meter itu sungai. Akhirnya, kami juga telepon polisi untuk mengamankan orang itu,” kata Eko.
Aris pun diamankan petuga gabungan ke Polsek Ngawi. Pun, saat sudah cukup tenang, dia pun mulai menjawab pertanyaan petugas. Dia mengaku hendak mengakhiri hidup karena terhimpit persoalan ekonomi.
Saat ini, Aris masih diamankan di kantor Polsek Ngawi. Pihak keluarga sudah menuju ke polsek untuk menjemput Aris. [fiq/ted]
Jika punya masalah depresi segera hubungi Halo Kemenkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567,SMS 081281562620
Jika Kamu Merasa Depresi
• Bicaralah dengan orang yang kamu percaya mengenai perasaan mu.
• Cari bantuan profesional, bisa dimulai dengan ke tenaga kesehatan dan dokter.
• Tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga, teman, dan orang sekitar.
• Berolahraga secara teratur, biarpun olahraga ringan.
• Biasakan untuk tetap makan dan tidur teratur.
• Hindari penggunaan alkohol dan narkoba. Semua itu memperparah depresi.
• Tetap lakukan hal-hal yang selalu kamu nikmati, bahkan ketika kehilangan selera untuk melakukannya.
• Tetap waspada dengan pikiran-pikiran negatif yang terus muncul serta kritik diri yang berlebihan dan coba gantikan dengan pikiran-pikiran positif. Beri semangat dan selamat pada diri kita sendiri atas apa yang sudah kita dapatkan.






