Peristiwa

Viral: Bawa Palu, Demonstran di Jember Ancam Wartawan

Jember (beritajatim.com) – Sebuah video pendek berdurasi 26 detik beredar di media sosial yang menunjukkan adegan seorang demonstran mengancam wartawan yang sedang merekam unjuk rasa, di depan gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Kamis (22/10/2020).

Demonstran laki-lakI berpakaian hitam itu mengenakan masker dan membawa palu. Dia membentak sejumlah wartawan dan melarang mereka merekam. “Turun! Turun! Tak pecah kameramu,” bentaknya.

Demonstran itu lalu menggoyang kawat berduri yang memisahkannya dengan para wartawan. Ia lalu melempar sepotong bambu ke arah wartawan. Sementara itu sejumlah demonstran lain juga berdatangan dan meminta wartawan tak mengambil gambar.

“Saat itu saya dan Yayan Nugroho dari RTV yang mengambil gambar. Anak itu ragu mau melempar siapa. Akhirnya lemparannya tidak tepat sasaran,” kata Hermawan Mustika alias Icang, wartawan Kompas TV, Sabtu (24/10/2020) malam.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda mengecam keras ancaman dan tindak kekerasan kepada wartawan itu. “Kami meminta semua pihak agar sama-sama menghormati profesi jurnalis dalam menjalankan tugas, karena jurnalis dilindungi undang-undang,” kata Ketua IJTI Tapal Kuda Tomy Iskandar.

IJTI meminta polisi agar mengusut tuntas ancaman kekerasan tersebut. “Kami melaporkan ini ke polisi agar tidak terulang lagi di kemudian hari,” kata Tomy.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, demonstran tersebut adalah seorang siswa salah satu SMA negeri. Dia tinggal di Kecamatan Bangsalsari. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar