Ringkasan Berita:
- Damkar Surabaya menyiram sejumlah ruas jalan untuk mengurangi dampak cuaca panas saat musim kemarau.
- Program dilakukan sejak 17 Juni 2026 sebagai respons atas keluhan warga terkait suhu udara yang menyengat.
- Penyiraman dilakukan bergiliran menggunakan armada damkar tanpa mengganggu layanan penanganan kebakaran.
- Masyarakat diimbau menggunakan tabir surya dan membawa air minum untuk mencegah dehidrasi serta heatstroke.
Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan aspal sebagai langkah mengantisipasi peningkatan suhu panas dan debu selama musim kemarau Juni 2026. Upaya ini dilakukan untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan, termasuk gejala heatstroke, bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya suhu udara siang hari di Surabaya yang dapat mencapai sekitar 30 derajat Celsius. Selain suhu yang terasa menyengat, warga juga mulai mengeluhkan efek pantulan panas dari permukaan jalan yang memicu ilusi optik akibat aspal memuai.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan penyiraman jalan mulai dilakukan secara rutin sejak Rabu (17/6/2026) berdasarkan laporan masyarakat.
“Penyiraman ini kami lakukan sejak hari Rabu atas usulan dan laporan warga bahwa suhu udara siang hari di Surabaya sangat menyengat,” ujar Rokhim saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).
Menurut Rokhim, penyiraman dilakukan secara bergiliran menggunakan armada mobil pemadam kebakaran sesuai jadwal yang telah disusun. Meski demikian, kegiatan tersebut tidak mengurangi kesiapsiagaan petugas dalam menangani kejadian darurat maupun kebakaran.
Ia menegaskan program penyiraman jalan masih terus dievaluasi untuk mengetahui efektivitasnya dalam membantu menurunkan suhu permukaan jalan serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Bersamaan dengan berjalannya program ini, kami juga masih terus melakukan evaluasi,” paparnya.
Hingga saat ini, penyiraman telah dilakukan di sejumlah ruas jalan utama Kota Surabaya, di antaranya Jalan Basuki Rahmad hingga Jalan Pahlawan di kawasan Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan.
Selain melakukan penyiraman jalan, Damkar Surabaya juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan selama cuaca panas. Warga disarankan menggunakan tabir surya, mengenakan pelindung diri, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi.
“Kepada masyarakat kami mengimbau untuk selalu menggunakan pelindung diri tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, selalu membawa persediaan air minum, agar tubuh tidak dehidrasi,” pungkasnya.
Program penyiraman jalan ini menjadi salah satu langkah adaptasi Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadapi musim kemarau sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat di tengah meningkatnya suhu udara pada siang hari. [rma/beq]






