Pasuruan (beritajatim.com) – Diduga mengantuk, truk tangki bermuatan air dari arah Prigen-Pandaan alami kecelakaan karambol. Akibat kejadian ini dua orang meninggal dunia diantaranya yakni supir truk dan pengendara sepeda motor.
Diketahui truk tangki dengan nomor polisi N-8340-UT dikemudikan oleh Moh. Fadhor Rosi (30) warga Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Sedangkan pengemudi sepeda motor ini bernama Dicky Pratama Sabastian (29) warga Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.
“Benar diduga kejadiannya pada Sabtu (25/11/2023) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasinya berada di depan PT PIM termmasuk Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan,” kata Kanit Lakalantas Polsek Pandaan, Ipda Gatot.
Baca Juga: ISI Surakarta Tawarkan Buka Kampus Seni di Banyuwangi, Begini Tanggapan Bupati
Gatot menceritakan bahwa mulanya kendaraan truk tangki bermuatan air tersebut berjalan dari arah Selatan ke Utara. Sesampainya di lokasi kejadian, truk menabrak kendaraan sepeda motor yang berada di depannya.
Setelah menabrak, truk terus berjalan lurus dan mulai mengarah ke kiri sehingga menabrak neon box, rumah toko milik warga dan kemudian menabrak kabel telkom. “Selanjutnya truk oleng hingga terguling di sebelah kanan jalan hingga menabrak warung kopi,” tambahnya.
Gatot juga menjelaskan bahwa terdapat dua korban yang meninggal dunia keduanya yakni supir dan pengemudi kendaaraan. Menurutnya, pengemudi truk tangki tersebut sempat sulit dievakuasi dikarenakan terjepit oleh kepala truk.
Pengemudi truk tangki sendiri mengalami beberapa luka di antaranya yakni luka robek bagian kaki kiri dan kanan, luka robek dari kepala belakang, dan di bagian mulut mengeluarkan darah. Sehingga korban meninggal ditempat.
Baca Juga: Ini Alasan Partai Koalisi Prabowo-Gibran Jatim Pilih Boedi Prijo
Sedangkan untuk korban dari pengemudi kendaraan yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fiz R dengan nomor polisi N-4444-GA sempat terselamatkan dan di bawa ke RS Sahabat Sukorejo. Namun dirinya yang mengalami luka parah disekujur tubuhnya sehingga meninggal dunia.
“Keduanya kemudian dikirim ke RS. Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek. Sedangkan untuk barang bukti kami bawa ke pos lantas Polsek Pandaan,” tutupnya. (ada/ian)






