Jombang (beritajatim.com) – Jasa travel umrah An Namiroh Travelindo Cabang Jombang memberangkatkan 150 jemaah ke tanah suci. Pemberangkatan dilakukan pada Jumat (18/8/2023). Ini merupakan pemberangkatan perdana setelah musim haji.
Perlu dicatat bahwa terdapat perubahan syarat untuk pemberangkatan kali ini. Jemaah yang berangkat tidak lagi diwajibkan menerima vaksin meningitis, namun vaksinasi COVID-19 tahap 1, 2, dan 3 tetap menjadi persyaratan yang harus dipenuhi.
“Sekitar 150 jemaah dari Jombang telah berangkat pada 18 Agustus 2023,” ungkap Nur Kholis, Kepala Cabang An Namiroh Travelindo Kabupaten Jombang pada Rabu (16/8/2023).
Bagoes Awaludin Irfansyah, sebagai pemilik PT An Namiroh Travelindo, menambahkan, pihaknya sudah memberangkatkan jemaah umrah setelah berakhirnya musim haji tahun ini. Pemberangkatan perdana pada 18 Juli 2023.
Pada 18 Agustus, An Namiroh Travelindo melanjutkan pemberangkatannya. Selain dari Jombang, jemaah berasal dari berbagai kabupaten dan kota lainnya, termasuk Kediri, Mojokerto, Pasuruan, dan Surabaya.
Jumlah jemaah dari berbagai wilayah tersebut mencukupi untuk mengisi satu pesawat. Mereka akan menjalani ibadah umrah selama 16 hari. “Jumlah keseluruhan jemaah yang berangkat dari beberapa kota ini mencapai 437 orang,” kata Bagoes setelah menghadiri peresmian kantor cabang PT An Namiroh Travelindo di Jl Airlangga Jombang.
BACA JUGA:
Musim Haji Berakhir, Travel Umrah di Jombang Mulai Berangkatkan Jemaah
Bagoes juga mengungkapkan bahwa usaha jasa travel umrah ini telah ia dirikan sejak tahun 2001. Dengan berjalannya waktu, usaha ini terus berkembang pesat. Saat ini, sudah ada 23 cabang An Namiroh yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur serta di luar Jawa.
“Kami mendirikan cabang di Jombang ini untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Ini adalah cabang yang ke-23,” jelas Bagoes, yang juga merupakan alumnus Universitas Al-Azhar Mesir. [suf]






