Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka perayaan HUT ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Koramil 0812-17 Paciran menggelar kegiatan berjudul “Silaturahmi Kebangsaan Ulama, Umaro, dan Masyarakat Paciran” di Gedung Paciran Islamic Centre. Acara ini diselenggarakan untuk memupuk persatuan dan kesatuan, dan dihadiri oleh Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan.
Letkol Ketut menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam masyarakat.
“Mari kita bersama-sama merawat persatuan dan kesatuan, kunci dari kemerdekaan yang kita raih saat ini,” ujar Ketut.
Pernyataan ini disampaikan di hadapan ulama, umaro, dan masyarakat Paciran yang turut hadir dalam acara tersebut pada Sabtu, 14 Oktober 2023.
Letkol Ketut juga menekankan bahwa meskipun Indonesia memiliki banyak suku bangsa, semangat perjuangan para pendahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan tetap kuat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan ini bisa diselaraskan secara harmonis.
“Di Indonesia, ada 1.128 suku bangsa. Indonesia seperti pelangi, tapi perbedaan yang ada mampu berdampingan secara harmonis. Di Lamongan saya juga merasakan hal itu, ada banyak ormas, tapi mampu bersatu dengan baik, itulah yang menjadikan saya nyaman di Lamongan,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Jamin Keamanan Pemilu, 11.786 Personil Keamanan Lamongan Dikerahkan
Ketua pelaksana kegiatan, Danramil 0812-17 Lamongan, Kapten Kav Sumaji, melaporkan bahwa silaturahmi ini melibatkan seluruh unsur di Kecamatan Paciran. Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam mensukseskan kegiatan ini sebagai bagian dari perayaan HUT ke-78 TNI.
Sumaji mengungkapkan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk memperkuat silaturahmi dan mempererat hubungan persaudaraan antar masyarakat.
“Paciran ini dinamis. Kami harap Paciran bisa jadi percontohan. Di sini, kami bisa merasakan, semua elemen dapat bersinergi dengan baik. Kami juga mohon doa restu, ke depan semoga prajurit TNI bisa memberikan manfaat dan kontribusinya lebih baik lagi,” tambahnya.
Camat Paciran, Samian, membenarkan bahwa masyarakat di Kecamatan Paciran mampu bersatu padu dan memiliki semangat persatuan. Hal ini tercermin dalam jargon Paciran, yaitu “Bapoh Rapakat.”
Samian menjelaskan bahwa persatuan dan kerukunan adalah modal penting dalam pembangunan, sehingga ketertiban dan keamanan di berbagai bidang dapat terwujud dengan baik.
BACA JUGA:
Sambut HUT Ke-72 Humas, Polres Lamongan Tanam 300 Pohon Mangrove di Pantai Paciran
Samian juga mengingatkan bahwa Pemilu tahun 2024 segera akan datang, dan ia mengimbau agar proses pemilihan berlangsung secara kondusif dan damai.
“Sebentar lagi ada Pemilu. Mari kita jalani secara jernih. Banyaknya tokoh masyarakat dan kiai yang ada semoga mampu mewujudkan baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” katanya.
Terakhir, Samian berharap agar gedung PIC, yang menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Paciran, segera selesai pembangunannya. Dengan begitu, tempat ini dapat berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat.
“Semoga Gedung PIC bisa segera selesai pembangunannya. Gedung ini merupakan simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat Paciran. Terimakasih pula kepada TNI yang telah menginisiasi kegiatan Silaturahim Kebangsaan ini,” pungkasnya.
Perlu dicatat bahwa acara silaturahmi ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Forkompimcam, pengasuh pesantren di Kecamatan Paciran, pengurus lembaga dan banom Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, MUI tingkat Kecamatan Paciran, seluruh kepala desa, serta ribuan masyarakat. [riq/beq]






