Peristiwa

Sakit Gigi, Kakek di Kediri Kendat di Dapur

Kediri (beritajatim.com) — Seorang kakek di Kediri nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri alias kendat. Motivasi pelaku bunuh diri diduga karena sakit gigi tak kunjung sembuh.

Pelaku bunuh diri ini bernama Prayitno (71) warga Desa Sepawon, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Jenazahnya, pertama kali ditemukan oleh Nurmanto (40) menantunya di dapur rumah.

Kasi Humas Polsek Plosoklaten Bripka Mayanto Fajar mengatakan, Nurmanto sedang mencari mertuanya, karena sedang sakit. Alangkah terkejutnya Nurmanto, dia melihat Prayitno sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Pelaku kendat di tiang dapur rumahnya dengan seutas tali warna biru.

Nurmanto kemudian memberitahu keluarga dan para tetangganya. Oleh perangkat desa setemat, kejadian itu lantas dilaporkan ke kantor polisi. Sementara itu, Tim Inafis Polres Kediri bersama dokter yang datang memeriksa kondisi jenazah.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh pelaku. “Prayitno murni gantung diri. Kami tidak menemukan adanya luka bekas penganiayaan di tubuhnya,” terang Bripka Mayanto.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas dari keluarga dan tetangga, pelaku kerap mengeluh sakit gigi. Bahkan, pelaku kerap bercerita kepada keluarganya untuk mengakhiri hidupnya. [nng/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar