Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Mojokerto. Seorang pria yang berpura-pura sedang menelepon nekat membawa kabur motor operasional sebuah bengkel dan tempat cuci motor di Jalan Brawijaya, Lingkungan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon.
Peristiwa itu terjadi pada, Rabu (8/7/2026) sekira pukul 11.11 WIB. Motor yang dicuri merupakan Honda Beat bernomor polisi L 3473 F yang merupakan motor operasional bengkel yang saat itu terparkir di depan bengkel dengan kondisi kunci masih menempel. Seluruh aksi pelaku terekam kamera CCTV.
Dari rekaman CCTV terlihat seorang pria mengenakan jaket abu-abu, celana pendek, dan membawa tas selempang berjalan dari arah pondok pesantren yang berada di sekitar lokasi. Pelaku sempat melintas, kemudian kembali sambil berpura-pura menelepon sebelum akhirnya membawa kabur motor tersebut.
Kepala bengkel, Mohamad Ainul Yaqin menduga pelaku telah mengamati situasi bengkel sebelum melancarkan aksinya. “Jadi awalnya anak-anak itu habis keluar, bawa motor. Pas balik, lupa kuncinya tidak diambil, masuk ke dalam, duduk-duduk. Cepat, hanya 16 detik aksinya,” ungkapnya, Jumat (9/7/2026).
Salah satu karyawan bengkel, yakni kasir mendengar suara sepeda motor. Dia kemudian lari keluar bengkel melihat ada orang keluar dari depan bengkel dan motor operasional tersebut sudah tidak ada di tempat parkir. Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Kepala Bengkel.
“Mengetahui motor hilang, saya bersama karyawan langsung memeriksa rekaman CCTV. Tujuannya untuk memastikan apakah benar ada yang ambil dan pelaku lari kemana? Ternyata lurus ke arah Pulorejo. Jadi langsung kita nyebar. Ada yang ke Cakar Ayam ada yang ke Brangkal,” katanya.
Namun upaya tersebut gagal. Menurut Yaqin, dari rekaman CCTV terlihat pelaku terlihat sangat tenang saat menjalankan aksinya. Bahkan, helm yang berada di spion motor korban turut dipakai sebelum pelaku meninggalkan lokasi. Ia menduga pelaku sudah mengawasi dan memantau situasi sebelum beraksi.
“Dia (terduga pelaku) tuh langsung dari pondok, Abah Yat, dia jalan kayaknya sudah gambar dia. Pelaku satu orang, dia jalan, lihat ke arahnya kita. Kayak tidak tergesa-gesa tapi tenang gitu aja. Motor ada di depan bengkel di parkiran sini, kontaknya masih nempel. Motornya bos, motor itu operasional bengkel,” terangnya.
Akibat kejadian tersebut, aktivitas operasional bengkel sempat terganggu karena kendaraan yang dicuri digunakan untuk menunjang kegiatan usaha sehari-hari. Ia mengaku kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polres Mojokerto Kota pada hari yang sama.
“Sudah lapor kemarin, setelah kejadian itu. Kita langsung lapor ke Polres Mojokerto Kota. Belum (olah tempat perkara),” pungkasnya. [tin/aje]






