Peristiwa

Polisi Selidiki Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo Mahasiswa 22 Oktober

Jember (beritajatim.com) – Aparat kepolisian masih menyelidiki kemungkinan adanya aktor intelektual di balik kerusuhan aksi unjuk rasa mahasiswa di depan gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Kamis (22/10/2020).

Saat ini, polisi sudah menangkap lima orang terduga pelaku kerusuhan. Dua orang berstatus pelajar, satu orang mahasiswa, dan dua orang pekerja wiraswasta. Mereka merusak kaca jendela gedung DPRD Jember dengan batu dan merusak papan nama dengan palu. Polisi mengenakan pasal 170, 214, dan 160 KUHP kepada mereka. Ancaman hukuman maksimal pasal 170 adalah tujuh tahun penjara, sementara pada pasal 214 ancaman maksimalnya delapan tahun penjara.

Jumlah pelaku yang ditangkap bisa bertambah. “Kami masih melakukan pengembangan. Kalau dari video dan keterangan saksi-saksi, pelakunya masih ada beberapa. Identitas mereka sudah kami kantongi. Hanya kami masih mencari keberadaan yang bersangkutan,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Jember Komisaris Windy Syafutra, Minggu (25/10/2020).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, sebagian terduga kerusuhan ini ikut aksi karena ikut-ikutan. Ada pula yang ikut bergabung karena ajakan Aliansi Jember Menggugat. Para terduga ini rata-rata tidak saling kenal secara mendalam. “Apakah mereka dari awal berencana melaksanakan aksi secara damai atau merencanakan aksi anarkis, kami masih mendalami,” kata Windy.

Polisi sebenarnya sudah melakukan pencegahan dengan memeriksa barang bawaan aksi. “Kami sudah mengimbau kepada pihak SMA, SMK, dan melibatkan dewan guru agar tidak ada pelajar yang ikut aksi ini. Ada beberapa yang berhasil kami halau karena membawa batu atau benda-benda yang seharusnya tidak dibawa pada saat aksi unjuk rasa,” kata Windy.

Berdasarkan dokumentasi video yang dimiliki polisi, sebagian peserta aksi memang menyiapkan benda-benda yang merusak, seperti ketapel dan palu. “Batu ada yang sudah dibawa di ransel. Kemudian bekas petasan, pasti sudah dipersiapkan. Kalau kami temukan barang-barang bukti seperti ini ya berarti sementara kami simpulkan ini sudah dipersiapkan,” kata Windy. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar