Tuban (beritajatim.com) – Polres Tuban bersama ibu Bhayangkari menggelar acara nonton bareng (nobar) film yang berjudul Aku Rindu di bioskop New Star Cineplex (NSC). Selasa (24/10/2023).
Film tersebut menceritakan tentang Lailana yang diperankan oleh Verlita Evelyn dan suaminya bernama Banyu yang dibintangi aktor ternama Samuel Rizal berprofesi sebagai seorang polisi, dipindah tugaskan ke sebuah desa terpencil di Larantuka, Nusa Tenggara Timur.
Berawal dari video viral seorang anak – anak yang ingin sekolah, Lailana memiliki tekat yang kuat untuk mengajar disana, meski sempat ditolak oleh anak – anak tersebut, Lailana tak pantang menyerah hingga keberadaannya diterima, dengan segala keterbatasan fasilitas, Lailana tetap mengajar dan berkeinginan membangun sekolah ditempat tersebut.
Baca Juga: Tujuh Kali Uji Coba, Timnas U-17 Lebih Sering Kalah Selama TC di Jerman
Dalam upayanya membangun sekolah di desa tersebut, Lailana hadapkan oleh banyaknya cobaan, suaminya yang berprofesi sebagai Polisi tersebut mengalami kecelakaan dalam tugas, serta murid yang selama ini ia anggap seperti anaknya harus direlakan untuk bekerja di Malaysia.
Namun, berkat kegigihan dan kesabaran, Lailana dengan dibantu suaminya seorang Polisi mampu membangun sekolah di desa tersebut, serta murid yang awalnya hanya berjumlah 5 orang kini telah bertambah dan 5 murid tersebut merupakan anak yang putus sekolah, hingga bisa mencapai cita – citanya menjadi dokter, bidan dan dosen.
Kapolres Tuban AKBP Suryono mengaku sangat terinspirasi usai menonton film tersebut, termasuk pengetahuan untuk ibu Bhayangkari bahwa tugas di Kepolisian sangat beresiko dan bagaimanapun menjadi istri dari Polisi harus siap menerima segala resiko tersebut.
“Di tanggal 19 kemarin itu hari kesatuan Bhayangkari dengan film tadi kisahnya adalah perjuangan seorang Bhayangkari, yang mana harus siap sedia atau siap mendampingi suami,” ucap AKBP Suryono.
Baca Juga: Satgas Penanganan Kebakaran Gunung Lawu Susur Sungai, Antisipasi Dampak
Selain itu, menjadi Bhayangkari juga harus siap sedia menanggung apapun resikonya, sebab tugas polisi sangat rentan dan rawan, karena taruhannya nyawa.
“Sangat memotivasi dan memberi pelajaran, serta pengetahuan terhadap tugas – tugas Bhayangkari bahwa tugas dia mendampingi suami, menerima apapun baik resikonya maupun hal hal baik,” paparnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan nobar film Aku Rindu dilaksanakan selama 3 hari dengan total secara keseluruhan 1.800 baik personel, jajarannya dan Bhayangkari.
Baca Juga: Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Proklim 2023 dari KLHK
“Akan kita suruh nonton termasuk teman – teman seperti Kapolsek dan jajarannya, gabungan dari Forkopimca, Danramil dan keluarga – keluarganya,” pungkasnya. [ayu/ian]
![Penuh Inspirasi, Polres Tuban Gelar Nobar Film Aku Rindu Kapolres Tuban bersama jajarannya dan ibu Bhayangkari saat menonton film Aku Rindu. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/10/Kapolres-Tuban-bersama-jajarannya-dan-ibu-Bhayangkari-saat-menonton-film-Aku-Rindu-1024x683.jpg)





