Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pencarian Warga Kanor yang Diduga Tenggelam di Bengawan Solo Dihentikan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Operasi Search and Rescue (SAR) terhadap Ahmad Taufik (32) Warga Desa Kedungarum Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo dihentikan mulai kemarin.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Agus Purnomo, penghentian pencarian terhadap survivor itu dilakukan atas kesepakatan bersama antara Tim SAR gabungan dengan pihak keluarga.

Kesepakatan itu, menurut Agus, disaksikan oleh Tim SAR Gabungan dengan pihak keluarga Ahmad Taufik (Survivor) dan pihak keluarga Fauziah Isnaeni (istri Survivor) dengan saksi-saksi dan Pemerintah Desa Kedungarum.

“Namun bilamana dikemudian hari terdapat indikasi ataupun petunjuk informasi mengenai korban dari pihak manapun Ops SAR akan dibuka kembali,” ujarnya, Kamis (26/5/2022).

Selain melakukan pencarian air, Basarnas Jatim juga melakukan pencarian darat dengan melakukan pengecekan ke Bandara Juanda Surabaya. Karena sebelumnya, survivor yang bekerja di BNN wilayah NTT itu sudah memesan tiket pesawat untuk kembali ke tempat bekerjanya.

Sesuai data yang diperoleh Basarnas di Bandara Juanda korban pada Rabu (25/5/2022) sudah membeli dua tiket pesawat Lion Air. Rencana keberangkatan ke NTT itu akan dilakukan bersama istrinya. Seharusnya mereka mulai landing pukul 11.00 WIB. “Hingga sore, yang bersangkutan juga tidak jadi terbang,” ujar Agen Bencana BPBD Jatim, Nurcholis. [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar