Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang bendera, umbul-umbul dan pernak-pernik ‘Agustusan’ mulai membuka lapak di sejumlah titik di kabupaten Pamekasan, Sabtu (29/7/2023).
Bahkan sebagian di antara mereka, juga tampak memadati sejumlah ruas jalan di wilayah kota di Pamekasan. Seperti di Jl Kesehatan, Jl Pintu Gerbang, Jl Jokotole, Jl Trunojoyo, dan sejumlah ruas jalan lainnya.
Salah satunya pedagang asal Garut, Cahyono yang mengaku sudah berada di Madura, sejak beberapa bulan terakhir. Ia juga mengaku rutin membuka lapak dan menjajakan dagangannya setiap menjelang momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Republik Indonesia.
Baca Juga: Titik Kekeringan di Pamekasan Kian Meluas
“Selama ini kami sudah berjualan bendera maupun umbul-umbul sekitar belasan tahun, tapi kalau di Madura, sekitar 9 tahun. Tiga tahun jualan di Sumenep, sisanya jualan di Pamekasan,” kata Cahyono.
Pada momentum ‘Agustusan’ Tahun 2023, dirinya bersama rekannya sengaja mengadu nasib di Pamekasan, mereka menyebar di beberapa titik berbeda. “Seperti biasa, kami membuka lapak di beberapa sudut kota, termasuk di lokasi yang kita tempati (kos) juga dekat dengan lokasi ngelapak (membuka lapak),” ungkapnya.
Disinggung soal pilihan membuka lapak di Madura, ia mengaku jika di Pulau Garam, cukup menjanjikan di banding daerah lainnya. “Sebelumnya kami sempat jualan di Jawa, termasuk di Kalimantan. Tapi harapan penghasilan kami justru di Madura, sebab barang yang kami bawa biasanya selalu habis terjual,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Pamekasan Harap Semarak Muharram Jadi Spirit ASN Tingkatkan Kinerja
“Untuk waktu jualan kami lakukan setiap hari, mulai pukul 7.30 hingga pukul 20.00 WIB. Seperti pengalaman tahun sebelumnya memang sepeti itu, dan biasanya habis ketika sudah memasuki Agustus,” imbuhnya.
Sementara harga jual bendera maupun umbul-umbul terbilang variatif dan tergantung ukuran dan model, mulai dari kisaran harga sebesar Rp20 ribu hingga Rp 250 ribu. “Untuk bendera kecil hingga ukuran besar kami patok dengan harga sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 180 ribu,” sambung Cahyono.
“Untuk bendera panjang (umbul-umbul) yang biasa dipasang di pinggir jalan atau perkantoran dengan panjang 5 meter hingga 10 meter, lengkap dengan gambar garuda kami patok harga sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Termasuk juga jenis umbul-umbul ukuran tinggi 3 hingga 4 meter dengan harga serupa,” pungkasnya. [pin/ted]






