Peristiwa

Pamit ke Sawah, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal di Sumur Tua

Sumenep (beritajatim.com) – Nasib naas menimpa Abd. Halim (53), warga Dusun Sorren, Desa Masaran, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Pria ini ditemukan meninggal di sebuah sumur tua.

“Korban meninggal diduga akibat celaka sendiri, di sumur tua, di tegalan milik Kunirah, warga Desa Masaran,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (07/09/2020).

Peristiwa itu berawal ketika korban pamit kepada keluarga untuk mencari rumput di sawahnya yang terletak di Dusun Ares Timur, Desa Palongan, Kecamatan Bluto. Namun karena korban tidak kunjung pulang sehingga keluarga dibantu warga sekitar berusaha mencarinya ke sawah.

Sampai di sawah, ternyata hanya ditemukan karung dan sebilah sabit yang sebelumnya dibawa korban untuk mencari rumput. Pihak keluarga berusaha mencari korban di sekitar sawah. Ditemukan ada sebuah sumur tua yang tak berair, sekitar 50 meter dari sawah milik korban.

“Korban pertama kali ditemukan oleh Satuni, istrinya sendiri. Korban terlihat berada di dasar sumur tua dengan kedalaman 35 meter,” terang Widiarti.

Korban kemudian dievakuasi oleh warga sekitar dan dibawa pulang ke rumahnya. Saat diangkat dari dasar sumur, korban sudah dalam kondisi meninggal. “Pada tubuh korban terdapat beberapa luka luar pada bagian dahi, kemudian juga ada luka pada kepala bagian belakang diduga akibat benturan ketika terjatuh ke dalam sumur,” papar Widiarti.

Istri korban menolak otopsi terhadap jenazah suaminya karena menganggap ini musibah. Keluarga korban memilih untuk secepatnya dilakukan pemakaman. “Karena keluarga korban tidak bersedia apabila petugas melakukan otopsi terhadap jenazah, maka pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi,” ujarnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar