Magetan (beritajatim.com) – Diduga sengaja nyebur ke sumur, emak-emak di Desa Mantren Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan, Jawa Timur dievakuasi polisi dan warga, Jumat (6/10/2023) pukul 10.00 WIB.
Kejadian itu awalnya diketahui oleh Basuki (50) suami korban. Basuki baru pulang dari berjualan di pasar kemudian dibuatkan es teh oleh korban. Kemudian, Basuki menuju ke belakang rumah untuk membuat pegangan sabit, tidak berselang lama Basuki mendengar suara istrinya berteriak memanggil.
“Setelah dicari sumber suara ternyata istrinya atau korban berada didalam sumur rumahnya, selanjutnya Basuki dibantu warga sekitar dan anggota Polsek Karangrejo mengangkat mengeluarkan korban Sumarni dari sumur tersebut, setelah itu korban dirujuk ke RSUD dr Sayidiman Magetan dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Karangrejo,” kata Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo.
Baca Juga: Partai Gerindra Jadi Parpol Terakhir di Mojokerto Sampaikan Perombakan Bacaleg
Dari hasil penyelidikan sejumlah saksi didapat informasi bahwa korban yakni Sumarni diketahui mempunyai riwayat penyakit kejiwaan (linglung) dan pernah berobat ke dokter spesialis jiwa.
“Sebelumnya juga pernah pergi dari rumah tanpa arah dan tidak pamit dengan keluarga, diduga penyakit tersebut muncul akibat faktor ekonomi keluarga yang kekurangan dan merawat orangtuanya yang sedang sakit tidak kunjung sembuh,” katanya.
Saat ini, Sumarni masih berada di RSUD dr Sayidiman untuk menjalani perawatan. Saat dibawa ke rumah sakit, dirinya dalam kondisi sadar. [fiq/ian]






