Blitar (beritajatim.com) – Mobil Suzuki Carry dengan nomor polisi AG 1907 LE milik pedagang baju lebaran, Saiful Mustakim terbakar di jalur Blitar-Malang tepatnya di Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Kamis (20/4/2023) pukul 11.30 WIB.
Akibatnya seluruh badan mobil milik warga Jalan Kangean Kecamatan Sananwetan Kota Blitar itu hangus terbakar. Tidak hanya itu seluruh pakaian lebaran yang ada di dalam mobil juga ikut terbakar.
“Iya mobil bapak Saiful Mustakim itu terbakar hebat di jalur ntar Malang tepatnya di kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar,” kata Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono.
Peristiwa itu bermula saat Saiful mustakim menggunakan kendaraannya Untuk mengantarkan dagangannya ke pasar Ngadri dan pasar Kesamben di Kabupaten Blitar.
Setelah perjalanan jauh dari Kota Blitar ke pasar Ngadri dan pasar Kesamben di kabupaten Blitar akhirnya kendaraan carry itu digunakan oleh Saiful mustaqim untuk kembali ke rumahnya di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.
Baca Juga:
Puncak Mudik, 4.000 Orang Diprediksi Turun Terminal Blitar
Di tengah perjalanan mobil carry tersebut oleh sang pemilik diisi bahan bakar pertalite di sebuah SPBU di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. Saat itu mobil carry yang mengangkut pakaian lebaran tersebut diisi bahan bakar pertalite sebanyak 10 liter.
Setelah mengisi bahan bakar kendaraan tersebut melanjutkan perjalanannya menuju kota Blitar. Namun setibanya di desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar yang merupakan jalur Malang Blitar mobil carry tersebut terbakar.
Api terlihat muncul dari bagian belakang mobil dengan asap hitam. Hanya dalam hitungan detik api kemudian membesar dan membakar seluruh badan mobil milik Saeful Mustakim itu.
“Jadi itu setelah mengisi bahan bakar kemudian mobil itu digunakan kembali namun saat tiba di lokasi pengendara yang dari belakang mobil itu mengatakan bahwa ada api yang muncul dan asap kemudian api terus membesar dan membakar seluruh badan mobil,” jelasnya.
Akibat kejadian itu sang pemilik mengalami kerugian yang cukup besar. Selain mobilnya yang hangus dan tidak bisa digunakan kembali, seluruh pakaian lebaran yang sejatinya ingin dijual juga ikut terbakar.
Baca Juga:
EO Gugat Pelapor Refund Tiket Konser Dewa 19 di Blitar
Diperkirakan kerugian akibat kejadian itu mencapai Rp6 juta. Sementara sisa baju yang tidak hangus langsung dibawa ke Polsek Kanigoro Kabupaten Blitar, agar menghindari penjarahan.
“Kerugian diperkirakan mencapai Rp6 juta lebih,” tegasnya.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pembasahan dan pemadaman. Setelah 30 menit proses pemadaman, api tersebut kemudian bisa dipadamkan oleh petugas Damkar
Mobil tersebut kemudian oleh petugas dibawa ke Polsek Kanigoro untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara untuk penyebab kebakaran hingga kini masih proses penyelidikan.
“Proses pemadaman sudah dilakukan dan baju sisa yang tidak terbakar langsung dibawa ke Polsek Kanigoro,” pungkasnya. [owi/beq]






