Peristiwa

Long Weekend, Pelabuhan Selat Bali Perketat 3M

Banyuwangi (beritajatim.com) – Libur panjang dan cuti bersama menjadi momen warga untuk menghabiskan waktu. Banyuwangi dan Pulau Bali masih menjadi magnet untuk dikunjungi.

Kondisi ini menjadi perhatian serius, karena libur panjang kali ini masih dalam suasana pandemi Covid 19.

Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi misalnya, saat ini tengah bersiap menyiapkan protokol kesehatan ketat bagi calon penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Bali. Hal itu didukung oleh pengamanan personel gabungan TNI-POLRI dan petugas keamanan pelabuhan setempat.

Pemeriksaan fisik bagi calon penumpang dimulai dari depan pintu masuk pelabuhan. Petugas gabungan selain memeriksa kelengkapan berkendara juga memeriksa kelengkapan kesehatan khususnya penerapan 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Bagi mereka yang melanggar, petugas tak segan memberikan sanksi yustisi tindak pidana ringan. Dalam pelaksanaannya, sejumlah calon penumpang banyak yang melanggar khususnya tidak menggunakan masker.

Mereka dimintai keterangan, dan diimbau untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Bahkan, beberapa dari mereka juga terpaksa dihukum push up.

“Ya, selama pandemi bagi calon penumpang harus tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Yaitu memakai masker, kalau tidak itu ada sanksinya yaitu sidang yustisi atau tindak pidana ringan,” kata Kapolsek KP3 Tanjungwangi, Iptu Sudarso, Selasa (27/10/2020).

Sementara itu, pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang – Gilimanuk mendukung penuh penerapan protokol kesehatan ini. Pihak pelabuhan juga memberikan tambahan fasilitas untuk menunjang kegiatan tersebut.

“Protokol kesehatan itu tetap ya dan wajib karena dari pusat telah menginstruksikan itu. Kita juga berikan fasilitas tambahan tempat mencuci tangan di depan pintu masuk maupun di dalam kapal, pemeriksaan suhu tubuh di pelabuhan maupun di dalam kapal,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang – Gilimanuk, Fahmi Alweny.

Terkait penggunaan rapid test bagi calon penumpang tidak berlaku di Pelabuhan Ketapang. Namun, pemeriksaan tetap diterapkan saat tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Pulau Bali.

“Kalau di sini tidak ada ya. Tapi di Bali masih diberlakukan karena pemerintah sana masih memberlakukan itu,” pungkasnya. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar