Sumenep (beritajatim.com) – Pencarian terhadap KM Baruna Jaya Raya yang hilang kontak terus dilakukan. Sejumlah kapal turut dikerahkan untuk mencari kapal dengan 5 Anak Buah Kapal (ABK) tersebut.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan, setelah menerima laporan dari Basarnas Sumenep, pihaknya melakukan pemetaan laut. Kemudian Tim Satpolairud Polres Sumenep berkoordinasi dengan Ditpolairud Polda Jatim BKO perairan Sumenep.
“Kami juga berkoordinasi dengan Basarnas Unit Sumenep, kemudian melakukan komunikasi dengan jaringan asosiasi di Kecamatan Sapeken,” katanya, Sabtu (4/3/2023).
BACA JUGA:
KM Baruna Jaya Tujuan Pulau Sapeken Hilang Kontak, Tim SAR Lakukan Pencarian 5 ABK
KM Baruna Jaya Raya dengan 5 ABK dilaporkan hilang kontak. Kapal berangkat dari Pelabuhan Boom, Banyuwangi pada Rabu (1/3/2023) sore dengan tujuan Pulau Sapeken, membawa sembako dan bahan bangunan. Kapal dijadwalkan tiba di Sapeken pada Kamis (2/3/2023) pagi. Namun ternyata hingga Jumat (3/3/2023), kapal belum juga tiba.
KM Baruna Jaya mengangkut 5 org, terdiri dari 1 nahkoda dan 4 ABK. Nahkoda KM Baruna yakni Subhan Husaini (45). Sedangkan ABK yakni Farid Sugianto (28), Hairul (21), Talid Daen Malanti (35), dan Isak (40), semuanya warga Desa Sapeken.

“Pencarian terhadap KM Baruna Jaya beserta 5 ABK nya dilakukan dengan Kapal MJW, KM Sumber Alam, disusul KM Rabbania, dan Kapal Bantuan Ambulans. Selain itu, sejak kemarin KN SAR 249 Permadi juga langsung melakukan pencarian,” terang Widiarti.
Sementara Camat Sapeken, Aminullah menjelaskan, hari kedua pencarian belum membuahkan hasil. Namun pencarian masih akan terus dilakukan, baik oleh relawan, keluarga dan nelayan setempat, serta Tim SAR.
“Informasinya, pencarian dilakukan menyisir titik koordinat terakhir sebelum kapal ‘loss contact’. Semoga saja para ABK berikut kapalnya bisa segera ditemukan,” harapnya. [tem/suf]






