Gresik (beritajatim.com) – Kejadian kebakaran yang melanda ladang ilalang kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Kali ini api melalap ladang ilalang di Jalan Raya Cerme Lor, Kamis (1/06/2023) pukul 16.40 wib. Diduga api berasal dari pembakaran sampah kemudian menjalar ke rumput alang-alang kemudian api membesar.
Kobaran api yang terus membesar membuat penjaga warung yang bernama Nico kuatir. Pasalnya, api tidak jauh ada di sekitar warungnya. Tidak ingin dirinya celaka, Nico langsung menghubungi kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik.
Petugas piket yang menerima laporan tersebut, langsung bergegas ke lokasi kejadian. Sambil melakukan size up, petugas berjibaku memadamkan api yang menghanguskan pada ilalang.
“Butuh 1 jam untuk memadamkan padang ilalang yang api terus merembet. Beruntung jauh dari pemukiman warga,” ujar Kepala Damkarla Gresik, AH. Sinaga, Kamis (1/06/2023).
Terkait dengan kejadian ini lanjut Sinaga, dirinya menghimbau kepada warga tidak sembarang menyalakan api di tempat pembuangan sampah, atau pada ilalang. Hal ini sangat berbahaya bila tidak segera ditangani api dengan cepat menjalar. “Saya menghimbau kepada warga tidak sembarangan menyalakan api atau membuang puntung sembarangan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk memadamkan padang ilalang ini. Pihaknya mengerahkan satu unit mobil damkar, dan satu unit mobil suplai air. Sedangkan personel yang dikerahkan 9 orang. “Beruntung api yang menjalar bisa diatasi. Sebab, bila terlambat penangannya api dengan cepat merembet mengingat sebagian besar padang ilalang rumput yang sudah kering,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Lansia di Kabupaten Gresik Capai 156.565 Jiwa
Selama Mei 2023, Damkar Kabupaten Gresik mencatat ada 10 kejadian kebakaran. Sementara kejadian rescue 44 kejadian. [dny/kun]






