Peristiwa

Kecelakaan Beruntun Magetan, GranMax Seret Scoopy, Terhenti Setelah Tabrak Pohon

Tabrakan beruntun di jalan Takeran - Nguntoronadi tepatnya di depan kantor Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Magetan, Selasa (11/5/2021). (Foto/Istimewa).

Magetan (beritajatim.com) – Tabrakan beruntun di jalan Takeran – Nguntoronadi tepatnya di depan kantor Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Magetan, Selasa (11/5/2021) sore. Kecelakaan mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia di tempat.

Kejadian bermula ketika Daihatsu GranMax pick up nopol AE 8107 EC yang dikemudikan Deny Chrisma Pradipta bergerak dari arah barat ke timur. Lalu, sesampainya di TKP tiba-tiba oleng ke kanan.

Pada saat bersamaan dari arah berlawanan bergerak sepeda motor Honda Scoopy nopol S 2094 ABC yang dikendarai korban Nurul Khotimah.

“Karena terlalu dekat akhirnya bertabrakan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Magetan, Ipda Agus Rianto kepada beritajatim.com, Selasa (11/5/2021).

Ia menambahkan, tabrakan diperparah, saat di belakang sepeda motor tersebut bergerak Kendaraan Suzuki Ertiga nopol AE 1779 DL yang dikemudikan Aditya Islamudin. Karena jarak terlalu dekat dan tidak bisa menghindar akhirnya terjadi serempetan dengan Gran Max.

“Gran Max yang terus melaju ke kanan menyeret sepeda motor korban, dan berhenti setelah menabrak pohon di selatan jalan dan terjadilah kecelakaan lalu lintas,” paparnya.

Korban mengalami Nurul Hotimah diketahui warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Magetan mengalami patah tuulang dan perdarahan kepala, meninggal dunia di tempat.

“Korban telah dievakuasi, dan memeriksa saksi-saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. [ade/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar