Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Humanis, Aksi Kemanusiaan Danramil Lamongan kepada Kakek Tua Tukang Rosok Keliling

Danramil Lamongan Kota, Kapten Cku Yanto Budi Utomo SE saat memberikan bantuan sembako kepada kakek tukang rosok

Lamongan (beritajatim.com) – Lantaran iba melihat kakek tukang rosok (barang bekas) keliling yang mendorong sepedanya seorang diri di Kawasan Lamongan, seorang Komandan Rayon Militer (Danramil) di Lamongan tersebut spontan memberikan bantuan sembako dan membelikannya alas kaki.

Kejadian tersebut terekam di Jalan Basuki Rahmat Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Sontak aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Danramil Lamongan Kota 0812/01 ini menyedot perhatian publik yang saat itu sedang melintas di kawasan tersebut.

Sosok Danramil itu adalah Kapten Cku Yanto Budi Utomo SE. Awalnya dia tak sengaja melihat kakek tukang rosok keliling tersebut dari kejauhan. Penampilan si kakek yang terlihat lusuh dan kurang terawat menimbulkan rasa iba yang mendalam dari Danramil tersebut.

Tak berselang lama, pria yang akrab disapa Komandan Yanto itu secara spontan mengejar si kakek dan mendadak memberhentikannya. Wajar saja, aksi pedulinya tersebut menyita perhatian dan keharuan pengguna jalan yang saat itu sedang melintas. Kala itu, si kakek sempat timbul ketakutan dalam benaknya saat dihampiri. Mengetahui perilaku mulia dari Komandan Yanto, si kakek langsung merasa tenang.

“Kejadian tersebut berlangsung spontan mas, saat ada giat vaksinasi di Koramil (Komando Rayon Militer) sini. Tiba-tiba saya melihat kakek itu dan muncul rasa iba, lantaran mengingatkan saya pada orang tua saya. Lalu saya kejar dan minta beliau berhenti,” ungkap Komandan Yanto kepada beritajatim.com, Rabu (11/8/2021).

Lebih lanjut, Komandan Yanto bersama anggotanya kemudian memberikan si kakek paket bantuan sembako. Pihaknya mengaku, bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian. Sesuai tugas pokok dan fungsi dari profesinya, lanjut Komandan Yanto, membantu dan berbuat baik adalah kemestian yang harus dilakukan oleh seorang prajurit TNI.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Yanto juga mengatakan, bahwa pihaknya juga menggali lebih dalam terkait latar belakang si kakek dan cerita di balik kisah hidupnya. “Kasihan mas, kakek itu hidup sebatang kara setelah ditinggal wafat istrinya. Anak-anaknya memilih hidup bersama keluarga barunya. Saya salut, kakek itu tak mau berpangku tangan dengan kondisinya dan memilih jadi tukang rongsok dibandingkan meminta belas kasihan orang lain atau mengemis,” terangnya.

Tak hanya itu, Komandan Yanto juga menceritakan, bahwa saat dirinya menghampiri si kakek, muncul perasaan yang sangat menyayat hatinya. Saat itu, imbuhnya, kondisi kakek yang belum diketahui namanya tersebut terlihat begitu ringkih dengan memakai alas kaki yang sudah tak layak pakai.

Danramil Lamongan Kota, Kapten Cku Yanto Budi Utomo SE saat memakaikan sandal baru kepada kakek tukang rosok

“Yang paling menyayat hati saya saat itu ketika melihat alas kaki kakek yang sudah tak layak pakai, apalagi dengan kondisinya yang ringkih harus mendorong sepedanya berkeliling di kawasan Lamongan. Akhirnya kami juga membelikannya sandal baru. Semoga bantuan tersebut bisa sedikit meringankan bebannya, jangan pandang nilai barangnya tapi nilai kemanusiaannya,” jelasnya.

Terakhir, Komandan Yanto berpesan kepada masyarakat untuk tak segan-segan membantu sesama yang mengharapkan uluran tangan, lebih-lebih bagi mereka yang saat ini sangat lemah kondisinya akibat terdampak Covid-19. Sekaligus ia juga berharap kepada semuanya untuk saling menjaga dan bahu membahu melawan penyebaran Covid-19.

“Mari bersama-sama kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Lamongan, serta saling bahu membahu untuk membantu saudara-saudara kita yang lemah dan butuh uluran tangan. Semoga dengan semangat di momen kemerdekaan ini, kita semuanya senantiasa diberi kekuatan dan pandemi ini cepat berlalu, serta aktifitas masyarakat khususnya Lamongan bisa kembali normal,” pungkasnya. [riq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati