Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Kawasan di Kota Sumenep Terendam Air

Sumenep (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur Sumenep selama 1 jam menyebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Sumenep terendam air. Genangan air itu mencapai hampir setinggi lutut orang dewasa.

Salah satunya di Jl. Sultan Abdurrahman. Kendaraan yang melintas, terutama sepeda motor, harus berhati-hati agar mesin tidak mati karena kemasukan air. Lalu lalang kendaraan di Jl. Sultan Abdurrahman ini cukup tinggi, mengingat jalan ini juga menjadi akses jalan penghubung ke Jl. Dr Cipto.

Salah satu warga setempat, Syaiful menuturkan, banjir sesaat ini terjadi hampir di setiap turun hujan deras. Meski tak lama, namun genangan air itu dirasa cukup mengganggu kendaraan yang melintas.

“Kalau tidak ada hujan susulan, biasanya memang tidak sampai 1 jam sudah mulai surut. Tapi kalau musim hujan seperti ini, ya sering tergenangnya. Karena kan hujannya terus menerus,” ujarnya, Selasa (23/12/2021).

Ia menduga tergenangnya air di kawasan Jl. Sultan Abdurrahman dan Perumahan Bumi Sumekar Asri tersebut akibat mulai hilangnya daerah resapan air. “Sekarang ini disini sudah banyak bangunan. Akhirnya kalau hujan tidak ada resapan dan menyebabkan banjir,” katanya.

Menurutnya, Hal itu diperparah dengan buruknya drainase di kawasan kota Sumenep. Akibatnya bisa dipastikan, hampir setiap kali turun hujan deras, terjadi genangan air hampir setinggi lutut orang dewasa.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Sumenep, Moh. Jakfar menjelaskan, salah satu faktor penyebab genangan air itu karena saluran drainase kurang berfungsi maksimal. “Nah, kenapa di kota ini sering ada genangan air saat hujan, ya karena sistem drainasenya rendah. Kemudian tidak ada lagi daerah resapan,” terangnya.

Karena itu, ia meminta masyarakat untuk membuat serapan air. Diantaranya dengah membuat biopori di setiap rumah di kawasan Kota Sumenep, agar resapan air bisa kembali optimal. “Selain itu, jangan membuang sampah di sungai. Ini juga menjadi salah satu penyebab meluapnya sungai ke jalan karena tersumbat sampah dan terjadi pendangkalan,” ucapnya. (tem/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar