Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Berikan Vaksin Rabies Gratis, Griya Fauna di Mojokerto Ingatkan Masyarakat Bahaya Penyakit Rabies

Owner Griya Fauna, drh Khoirul Inayah saat memberikan vaksin rabies.

Mojokerto (beritajatim.com) – Rabies pada kucing maupun anjing dapat menular para manusia. Sayangnya, kesadaran masyarakat tentang hal ini dinilai masih kurang.

Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia, Griya Fauna di Griya Wikarsa Baru No 3 Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto memberikan vaksin rabies gratis.

Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap tanggal 28 September diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya rabies yang dapat mengintai di lingkungan. Rabies merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan mematikan.

Warga yang memiliki kucing maupun anjing bisa membawa ke Griya Fauna milik drh Khoirul Inayah. Vaksin rabies gratis ini merupakan upaya untuk menyukseskan cita-cita bersama dunia kesehatan hewan agar bebas rabies 2023.

Salah satu warga, Dwi Mariani (48) mengatakan, sengaja membawa dua kucingnya untuk mendapatkan vaksin rabies gratis di Griya Fauna. “Saya punya tujuh ekor di rumah. Sudah lama suka sama kucing jadi sudah tahu kalau sakit harus bagaimana dan lainnya,” tuturnya, Rabu (28/9/2022).

Warga Perum Kedundung Indah, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini juga memiliki resep sendiri agar kucing peliharaannya tidak mudah sakit. Ia mengaku tidak kerepotan dengan banyaknya kucing yang dipelihara karena memang sudah menjadi hobby.

Owner Griya Fauna, drh Khoirul Inayah mengatakan, vaksin rabies gratis untuk kucing maupun anjing yang ada di Mojokerto. “Tujuannya apa? Karena rabies di Indonesia saat ini masih belum bebas dari rabies. Dan rabies itu penyakit zoonosis artinya dapat menular dari hewan ke manusia,” ungkapnya.


Sehingga, masih kata mantan wartawan ini, kegiatan tersebut penting untuk digalakkan karena bisa menular ke manusia. Salah satu gejala rabies, kucing atau anjing bisa mengigit lebih agresif. Sehingga saat mengigit ke manusia maka penyakit tersebut bisa menular ke manusia.

“Gejalanya hampir sama dengan kucing atau anjing yang mengalami rabies, dia akan lebih agresif, demam, mual, rasa nyeri di tenggorokan, kereshan, takut air (hidrophobia), takut cahaya, liur yang berlebihan (hipersaliva). Suntik rabies pada kucing maupun anjing sama, satu kali dalam satu tahun,” katanya.

Sehingga setiap tanggal 28 September yakni peringatan Hari Rabies Sedunia, Griya Fauna akan rutin menggelar vaksin rabies gratis. Dalam rangka Hari Rabies Sedunia tahun 2022 ini, lanjut Inayah, Griya Fauna bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur 1 dan Pusat Veteriner Farma (Pusvetma).

“Yakni perusahaan yang membuat vaksin rabies. Untuk klinik saya ini dapat kuota sebanyak 50 vaksin tapi cuma peminatnya lebih dari 50. Tapi untungnya saya masih memiliki stok vaksin, sejak buka pukul 08.00 WIB sampai 10.30 WIB, sudah hampir 60 vaksin yang disuntikkan,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Hari Rabies Sedunia adalah sebuah kampanye global yang diselenggarakan pada tanggal 28 September setiap tahun. Peringatan Hari Rabies Sedunia dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan dan pengendalian penyakit rabies. [tin/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar