Madiun (beritajatim.com) – Sineas Kota Madiun dapat dukungan dari pemerintah kota setempat. Salah satunya yakni berupa penayangan 3 film karya sineas tersebut di CGV Lawu Plaza. Premier tayangan film itu dihadiri oleh Wali Kota Madiun Maidi pada Senin (13/3/2033).
Penayangan premier 3 film karya sineas MAdiun itu diinisiasi oleh Komunitas Film Madiun (KFM). Ketua Komunitas Film Madiun, Suswandono Wawan mengatakan, 3 film itu merupakan film terbaik yang telah dinilai oleh salah satu sutradara dan produser film terbaik Indonesia, Hanung Bramantyo. Pun, penilaian itu dilakukan pada lomba yang digelar KFM pada akhir 2022 lalu.
“Ada 3 film yang tayang di CGV Lawu Plazs, seperti film Surup dengan genre horor yang disutradarai oleh Dwi Patmo, Melek dengan genre Fiksi karya Sutradara Nahnu Anshorullah serta Rani dan Cerita Tantang Walkie Talkie dengan genre Drama yang diproduseri oleh Yoseph Krisfebrian,” ujarnya Wawan usai menyaksikan film karya sineas Madiun di Venue CGV Lawu Plaza, Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (13/3/2023).
Wawan bercerita, gala premiere yang ditonton 158 orang itu bertujuan untuk mempromosikan karya sineas muda Madiun yang memiliki bakat di dunia perfilman agar lebih dikenal lag. Selain itu, untuk memotivasi sineas lain untuk berkarya dan memulai belajar mempromosikan filmnya melalui platform streaming.
“Tentunya ada banyak cara mempromosikan sebuah karya film, tapi yang pasti sebuah film bisa ditayangkan di CGV bukan suatu hal yang mudah, butuh effort yang luar biasa. Kami berterimakasih kepada Pemkot Madiun telah membantu agar film ini mendapatkan ijin tayang dari Badan Perfilman Indonesia (BPI),” tuturnya.
Menurut Wawan, Komunitas Film Madiun akan terus menggandeng sineas sineas muda di eks-Karesidenan Madiun untuk terus berkarya menciptakan film yang bisa dinikmati masyarakat luas serta menggelar lagi event bergengsi lainnya.
“Tentu harapan kami sineas yang bergabung dalam KFM bisa lebih berkembang lagi. Untuk saat ini anggota KFM lebih dari 100 orang dan tidak menutup kemungkinan untuk terus bertambah lagi,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”film”]
Terpisah, Wali Kota Madiun, H. Maidi mengapresiasi karya film dari muda Madiun. Menurut mantan Sekda Kota Madiu itu, film-film tersebut sudah cukup baik, hanya saja ada beberapa yang perlu diperhatikan. Termasuk detail keindahan tentang Kota Madiun yang harus lebih di eksplorasi dan diperhatikan pengambilan gambarnya.
“Karena Kota Madiun ini menarik, anak-anak muda ini tertarik untuk membuat film disini, jadi saya terimakasih sekali. Tapi tadi masih ada beberapa titik yang masih kurang baik, oleh karena itu jika ada kendala apa saja, bisa bilang ke kami nanti kami bantu, termasuk terkait pemroduksian film, jika perlu kami akan datangkan produser ternama untuk memberi masukkan mereka,” kata Maidi.
Dalam kegiatan Gala Premiere tersebut, juga dihadiri oleh Founder Madiun Film Festival, Nofan A. Rendra serta perwakilan dari produksi film dan undangan lainnya. [fiq/but]






