Surabaya (beritajatim.com) – Polisi menjaga kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya di Jalan Adityawarman selama periode pendaftaran Pemilihan Walikota. Terbaru, petugas Polrestabes Surabaya terus melakukan penebalan dan eskalasi petugas untuk meningkatkan kesiagaan.
Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo mengatakan penambahan personel adalah bagian menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di waktu periode pendaftaran. Ratusan personel dari Polrestabes Surabaya dan instansi samping sudah dipasang untuk melakukan pengamanan.
“Kesiapan ini adalah bagian dari upaya menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif selama tahapan krusial ini (pendaftaran),” kata Wibowo, Rabu (28/08/2024) di KPU Surabaya.
Petugas kepolisian membagi pengamanan menjadi 2 lapis di sekitar KPU Surabaya sebagai pusat kegiatan. Rinciannya, 112 personel di ring 1 yang meliputi area dalam dan sekitar kantor KPU Surabaya. Lalu di ring 2 yang meliputi akses jalan menuju kantor KPU dijaga 63 personel dari berbagai satuan tugas. “Untuk personel dari Samapta dan Intelkam. Lalu juga dari Polsek Wonokromo dan jajaran samping,” imbuh Wibowo.
Total, 190 personel kepolisian disiagakan untuk menjaga KPU Surabaya selama masa pendaftaran. Dalam pelaksanaan pengamanan ini, Polrestabes Surabaya tidak hanya fokus pada potensi ancaman fisik, tetapi juga pada intelijen dan komunikasi, guna memastikan bahwa semua informasi terkait situasi Kamtibmas dapat diakses dengan cepat dan tepat. “Pengamanan terbuka dan tertutup kita berlakukan,”tegas AKBP Wibowo.
Upaya ini kata AKBP Wibowo merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga stabilitas dan ketertiban selama tahapan Pilkada serentak 2024. “Ini demi masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan hak demokrasinya,” pungkasnya. (ang/kun)






