Kediri (beritajatim.com) – Memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia, Lembaga Manajemen Infaq (LMI) mengadakan aksi damai dan doa bersama untuk Palestina yang sedang terjajah. Aksi damai ini merupakan bukti keberpihakan atas kemerdekaan yang merupakan hak asasi bagi seluruh bangsa.
Aksi damai yang berlangsung di Car Free Day (CFD) Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini diikuti oleh majelis taklim dan lembaga-lembaga keagamaan di Kecamatan Pare. Antusias peserta sangat luar biasa. Terbukti, lebih dari seratus orang mengikuti aksi tersebut. Dalam agenda itu, beberapa tokoh di Kediri menyampaikan orasinya.
Dalam orasinya, Manajer Area 5 Kediri Raya Akung Rakhmanto mengingatkan semua untuk tetap peduli pada keadaan masyarakat di Palestina dengan harta dan doa semuanya.
Orasi lainnya berasal dari tokoh perempuan dan pendidik Widyanti Nugraheni, M.Pd. Dia menyampaikan duka cita yang mendalam atas kondisi para ibu dan anak-anak Palestina yang terus menerus mengalami tekanan jiwa dan raga. Banyak pesan mendalam yang disampaikan para orator aksi damai.
Pada penutup aksi, peserta melaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dika Rahardja, dai muda dan pengasuh Ponpes Modern MMQ. Salah satu doa yang diulang-ulang oleh ustadz Dika adalah doa memohon pertolongan untuk Palestina dan kehancuran untuk yahudi laknatullah.
Tidak lupa dalam aksi damai juga dilaksanakan infaq bersama untuk Palestina. Infaq yang terkumpul akan sepenuhnya diberikan untuk menolong kebutuhan warga di Palestina.
“LMI mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan sinergi yang diberikan oleh majelis taklim dan lembaga pendukung aksi. Semoga aksi ini bisa menjadi saksi keberpihakan kita kelak di hari akhir dan menjadi salah satu sebab kemenangan Palestina,” terang pak Akung. [nm/beq]






