Sidoarjo (beritajatim.com) – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana melaksanakan safari ziarah ke makam para tokoh daerah dan ulama besar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 pada Senin, 26 Januari 2026. Salah satu lokasi utama yang dikunjungi adalah makam Bupati Sidoarjo ke-11 periode 1958-1959, H. Ahmad Chudlori Amir, yang berlokasi di TPU Jetis, Kelurahan Lemahputro.
Almarhum H. Ahmad Chudlori Amir dikenal luas sebagai salah satu peletak dasar pembangunan fundamental pada masa awal berdirinya Kabupaten Sidoarjo. Beliau yang wafat pada tahun 2002 silam meninggalkan warisan kepemimpinan yang menjadi acuan bagi perkembangan wilayah Delta hingga saat ini.
Dalam agenda sakral tersebut, Wabup Mimik didampingi oleh sejumlah pejabat teras seperti Asisten I Bahrul Amig dan Kepala Dinas Penanaman Modal Ridho Prasetyo. Turut hadir pula Direktur Utama RSUD Notopuro dr. Atok Irawan serta Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Tirto Adi untuk memberikan penghormatan.
Rombongan juga menyambangi makam Rais Syuriah pertama PCNU Sidoarjo, KH Sahal Mansyur, guna mendoakan jasa besar beliau dalam membimbing umat. Perjalanan kemudian berlanjut ke TPU Desa Janti, Kecamatan Waru, untuk menziarahi makam almarhum H. Nur Ahmad Syaifuddin, Wakil Bupati Sidoarjo periode 2016-2021.
Hj. Mimik Idayana menyatakan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus rasa terima kasih kepada para pendahulu yang telah berjasa besar. Beliau menegaskan bahwa fondasi kemajuan yang dinikmati masyarakat hari ini tidak lepas dari perjuangan para pemimpin di masa lampau.
“Alhamdulillah hari ini kami berziarah ke para tokoh pendahulu, salah satunya Bupati Sidoarjo ke-11. Beliau adalah pejuang yang ikut mendirikan dan membangun Sidoarjo hingga menjadi seperti sekarang. Ini bagian dari rangkaian Hari Jadi Sidoarjo ke-167,” jelas Hj. Mimik Idayana.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap semangat perjuangan para tokoh tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus, termasuk Gen Z, dalam mencintai daerahnya. Nilai-nilai pengabdian tanpa pamrih diharapkan terus hidup di tengah dinamika pembangunan Sidoarjo yang semakin modern dan kompetitif.
“Mudah-mudahan ke depan Sidoarjo bisa terus membangun lebih baik lagi dan masyarakatnya semakin sejahtera. Amin,” pungkasnya di sela-sela kegiatan ziarah tersebut. [isa/beq]






