Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan warga antusias dan rela mengantre untuk penukaran uang pecahan baru. Penukaran uang pecahan baru itu, dilayani oleh Bank Indonesia (BI) Kediri, melalui mobil kas kelilingnya di Jalan Alun-alun timur Kabupaten Ponorogo.
Selain warga Ponorogo, penukaran uang pecahan baru itu, juga diikuti oleh warga luar Bumi Reog. Seperti yang dilakukan oleh perempuan asal Magetan ini rela ke Ponorogo demi menukarkan uang pecahan yang akan dibagikan saat momen Lebaran Idul Fitri.
“Alhamdulillah dapat tukar uang pecahan baru. Tadi ya lumayan mengantre panjang,” kata Wahyuningtyas, warga Kecamatan Gorang Gareng Kecamatan Magetan, Rabu (03/04/2024).
Tyas sapaannya mengaku rela jauh-jauh ke Ponorogo untuk tukar uang pecahan, guna persiapan menyambut Lebaran Idul Fitri 1445 hijriah.
Dia mempersiapkan penukaran uang ini, sejak tanggal 29 Maret 2024 lalu. Dirinya saat itu, harus daftar online, untuk mendapatkan tanda bahwa bisa tukar uang di mobil kas keliling BI Kediri di Ponorogo.
“Ya uangnya nanti akan dibagi-bagikan kepada keponakan saat lebaran. Meski antre panjang, ya cukup yakin dapat memperoleh uang pecahan, sebab sudah daftar online sebelumnya,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Riski Indriyani, warga Ponorogo yang juga antre dalam penukaran uang pecahan tersebut.
Untuk mendapatkan layanan tukar uang pecahan ini, dirinya daftar online melalui aplikasi BI sejak tanggal 29 Maret 2024 lalu pada pukul 16.00 WIB.
Ia merasa beruntung, saat itu bisa akhirnya mendapatkan semacam kupon antrean. Sebab, daftar secara online ini, juga dibatasi pesertanya.
“Jadi daftar online dulu. Ya beruntung dapat kuponnya. Sebab, baru dibuka 5 menit saja, kuota peserta penukaran uang pecahan pun sudah penuh. Setelah itu, sudah tidak bisa daftar lagi,” pungkasnya. (end/ian)






