Sumenep (beritajatim.com) – Nasib nahas menimpa Moh. Anwar (21), warga Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Pria ini terjatuh saat memperbaiki atap yang bocor.
“Korban jatuh tepat di kuali tempat pengolahan tahu yang berisi air mendidih,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (09/11/2021).
Peristiwa memilukan itu berawal ketika korban seperti biasanya, bekerja di pabrik tahu sebagai penjaga tungku api untuk memproduksi tahu. Saat masih memproduksi tahu ini, hujan turun dan atap bocor. Kebetulan bocornya atap dari asbes itu terkena tungku api.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sumenep”]
Akibatnya, api sering padam. Kemudian korban atas inisiatif sendiri naik ke atap untuk membersihkan kotoran di atas agar atap tidak bocor. “Namun tanpa sengaja, korban menginjak atap asbes yang rapuh. Akibatnya, atap asbes tersebut pecah, dan korban jatuh tercebur ke dalam kuali pembuatan tahu yang berisi air mendidih,” papar Widiarti.
Akibat tercebur dalam kuali berisi air mendidih itu, korban mengalami luka bakar 96% di sekujur tubuhnya. Selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas Manding dan di rujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. “Saat ini korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit daerah,” terang Widiarti. (tem/kun)






