Surabaya (beritajatim.com) – Banyaknya para penyintas Kanker yang masih belum paham akan diet seimbang, dokter spesialis Radiologi, dr Ulinta Purwali Pasaribu SpmRad.,SP.Onk.Rad (K) memberikan tips akan pengaturan gizi seimbang.
Dokter Ulinta Purwali Pasaribu Sp.Rad., SP. Onk. Rad (K) mengatakan pada pasien kanker diperlukan gizi gang seimbang dan beberapa pola makanan benar-benar harus terjaga, pasalnya kerap kali pasien akan mengalami perubahan metabolisme baik karbohidrat, protein dan juga lemak. Oleh karena itu semua perlu ditakar agar tercukupi terutama protein.
“Karena dia terjadi hipermetabolisme tadi, jadi walaupun dia istirahat tapi sebetulnya beda sama orang normal, jadi kebutuhannya harus terpenuhi semua”, ungkal Dr Ulinta, Rabu (18/1/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kanker”]
Diketahui perhitungan asupan gizi pada pasien kanker tidak semua sama tergantung pada kondisi pasien. Mayoritas yang terjadi pasien yang terdiagnosa cancer langsung menghindari konsumsi makanan tertentu, seperti daging merah dan lainnya, padahal mitos mitos seperti itu harus dihilangkan.
“Sebetulnya walaupun dia penyandang cancer atau survivor ya, tetep nggak papa makan daging tapi cara pengolahannya yang mungkin harus dijaga, daging merah yang dibakar itu yang dihindari yang gosong karena ada karsinogeniknya”, ucap dr Ulinta.
Pada dasarnya kebutuhan proteinnya harus terpenuhi. Alternatifnya seperti ikan, daging, susu, protein nabati dan sebagainya.
Dalam acara yang diselenggarakan Adi Husada Cancer Center yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit Premier Surabaya ini juga menggandeng dokter spesialis gizi, dr Maria Angela Sp.GK, dr Maria mengatakan Seseorang yang terdiagnosa kanker dan sedang menjalani pengobatan memang disarankan mengurangi makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi terutama pemanis dan pengawet.
“Dan memang pakai istilah jaman sekarang seperti Whole grain, dimana dia kan memang seratnya masih banyak seperti gandum dan segala macem, kebutuhan protein tetap harus dipenuhi. Daging merah yang dibakar, diasap kemudian yang diasinkan juga perlu hati-hati”, kata dr Maria.
Perbanyak makan sayur, rutin berolahraga dan hindari konsumsi alkohol adalah hal yang paling penting. Pada pasien kanker, diet seimbang kurang lebihnya sama dengan piramida gizi seimbang dari kemenkes RI dengan catatan sumber karbohidrat seperti Whole Grain (yang banyak mengandung serat).
Bahkan hal ini juga berlaku pada pasien yang sedang menjalani terapi penyembuhan kanker bahkan untuk mereka yang survivor, yang telah sembuh dari kanker. (way/kun)





