Gresik (beritajatim.com) – Masyarakat yang sedang menghabiskan liburan bersama keluarga di Alun-Alun Kota Gresik, digegerkan adanya penjual semanggi meninggal dunia saat berjualan. Korban atas nama Minsri (63) asal Kandangan Klahkerjo, Kecamatan Benowo, Surabaya itu sudah tak bernyawa sewaktu menjual dagangannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat korban (Minsri) berjualan Semanggi di dekat Alfamart Alun-Alun Kota Gresik Jalan KH.Wachid Hasyim. Sewaktu dagangannya sudah habis, korban posisinya duduk, lalu terjatuh ke depan.
Melihat kejadian itu, selanjutnya Narti (46) anak korban berusaha menolong ibunya. Namun, korban tetap tidak sadarkan diri. Kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut ke pos pengamanan (Pospam) Nataru yang berlokasi di dekat pendopo Kabupaten Gresik.
[berita-terkait number=”5″ tag=”meninggal”]
Mendapat laporan, sejumlah petugas medis mendatangi korban guna melakukan pertolongan. Tapi, korban tetap belum siuman. Kemudian dievakuasi menggunakan mobil ambulans dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik. Namun, saat tiba di rumah sakit, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsekta Gresik AKP Rachmad melalui Kanit Reskrim Ipda Abdul Aziz membenarkan ada korban penjual semanggi meninggal mendadak. “Berdasarkan laporan korban memiliki riwayat penyakit keras. Hal ini disampaikan oleh anak korban,” ujarnya, Minggu (25/12/2022).
Setelah dinyatakan bahwa korban meninggal dunia bukan karena kekerasan fisik. Jenazah korban kemudian diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. [dny/kun]






