Blitar (beritajatim.com) – KONI Kabupaten Blitar menyebut bahwa pada tahun 2023 ini tidak ada anggaran pembinaan untuk atlet yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar. Kondisi itu membuat nasib ratusan atlet di Bumi Penataran terlantar.
Dituturkannya, para ketua cabang olahraga KONI Kabupaten Blitar terpaksa ngutang agar atletnya bisa berlatih dan beruji tanding. Ada ketua Cabor KONI yang terpaksa menggadaikan harta bendanya agar kegiatan pembinaan atlet tetap bisa berjalan.
“Ini di bawah meja ini penuh dengan BPKB, sertifikat tanah yang digadaikan oleh ketua Cabor. ini kan miris imbas dari tidak adanya dana pembinaan atlet,” kata Tony Andreas, Ketua Koni Kabupaten Blitar, Selesa (05/12/23).
Sebenarnya pada tahun 2023 ini, KONI Kabupaten Blitar telah menerima dana dari Pemkab Blitar sebesar Rp. 3,1 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pemberian bonus atlet berprestasi tahun 2022 sebesar Rp. 1,5 miliar.
Sementara sisa dana sebesar Rp. 1,6 miliar digunakan untuk pembiayaan Pra Porprov dan Porprov Jatim tahun 2023 ini.
Sementara anggaran untuk pembinaan atlet, KONI Kabupaten Blitar mengaku tidak menerima sepeser uang pun.
“Saya sebenarnya sudah menanyakan hal itu ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar tapi katanya akan dianggarkan di PAK, tapi sampai sekarang tidak kejelasan,” tegasnya.
KONI Kabupaten Blitar sudah bersurat ke Bupati Blitar. Ketua KONI Kabupaten Blitar bersurat sebanyak 3 kali kepada Bupati Rini Syarifah.
BACA JUGA:
Bonus Belum Cair, Ketua KONI Blitar Ancam Bubarkan Cabor
Namun hingga kini tidak ada jawaban atas surat yang dilayangkan KONI tersebut. Padahal surat itu dinilai penting karena menyangkut nasib para atlet yang dibina oleh KONI Kabupaten Blitar.
“Tidak ada jawaban dari Bupati, kami juga tidak dipanggil atau ditemui,” beber Tony.
Tony Andreas sendiri mengancam akan mengundurkan diri dari jabatanya sebagai Ketua KONI Kabupaten Blitar jika anggaran pembinaan atlet tidak diberikan oleh Pemkab Blitar.
Redaksi beritajatim.com sudah berusaha menghubungi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar untuk konfirmasi terkait ketiadaan anggaran. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban. [owi/but]






