Gresik (beritajatim.com) – Pekerjaan konstruksi koneksi jaringan pipa air milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta, atau PDAM Gresik segera rampung. Saat ini, para pekerja terlihat tinggal menyelesaikan pipa di depan Masjid Agung. Yakni titik terakhir pipanisasi menuju reservoir Bunder.
Semua pipa itu sudah dipasang ke dalam tanah. Pekerja tinggal menutup bekas galian di pinggir Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Sementara di titik lainnya, pipa sudah terpasang. Hanya saja bekas galian itu belum dirapikan.
Kepala Dinas Cipta Karya Pemukiman dan Kawasan Perumahan (DCKPKP) Gresik Ida Lailatus Sadiyah mengatakan, pekerjaan pipanisasi itu tinggal sedikit lag karena tinggal menyelesaikan titik akhir.
“Pipa itu menghubungkan antara jaringan Giri dan kota hingga ke Reservoir Bunder. Meski pekerjaan yang mengarah ke Masjid Agung sudah hampir selesai, sepanjang Masjid Agung hingga reservoir itu belum terhubung karena masih proses konektivitas,” katanya, Kamis (8/12/2022).
Meski demikian, pihaknya memastikan apabila akhir tahun ini pekerjaan tersebut akan selesai. Sebab, di awal tahun nanti jaringan pipa itu sudah akan digunakan.
Nanti dilakukan commisioning test lebih dulu sebelum digunakan,” imbuh Ida.
Seperti diketahui, pipa sepanjang 25,9 kilometer bakal menyambungkan dari arah kota ke titik reservoir Bunder. Pekerjaan koneksi antar jaringan ini menggunakan anggaran dari APBN melalui dana alokasi khusus (DAK) dengan nilai Rp 33 miliar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-gresik”]
Sedangkan dana APBD digunakan untuk pembangunan reservoir Bunder senilai Rp 6 miliar. Dua sumber anggaran ini akan lebih mengkoneksikan jaringan pipa air di wilayah perkotaan.
“Nantinya, reservoir itu akan menampung air dari rumah pompa di Cerme dan Giri. Suplai air dari kedua tempat itu ditampung di reservoir bunder untuk dialirkan ke tiga titik. Yakni, aliran ke Duduksampeyan dan Manyar akan menggunakan existing,” ungkap Ida.
Sementara satu titik akan dialirkan ke wilayah perkotaan. Setelah dua sumber air bisa dimanfaatkan untuk memperluas pelayanan air bersih. [dny/but]






