Bojonegoro (beritajatim.com) – Selain gempuran pandemi Covid-19 yang mempengaruhi tingkat pembelian masyarakat terhadap barang kerajinan menurun, pengrajin limbah kayu jati di Bojonegoro juga mulai kesulitan mendapat bahan baku.
Berbekal limbah kayu jati disekitar rumahnya di Desa Sambeng Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, para pengrajin kayu jati yang masih bertahan mengaku tidak bisa mengembangkan usahanya. Mereka hanya mampu bertahan karena dapur harus tetap mengepul.
Salah satunya adalah Wawan (56) pengerajin miniatur jam dinding. Sejak era 90-an Wawan sudah menggeluti usaha ini berbekal belajar dari orangtunya. Miniatur yang ia buat memiliki berbagai jenis bentuk, mulai dari miniatur jam sepedah angin, miniatur pesawat terbang dan masih banyak yang lainya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bojonegoro”]
Dimasa itu kerajinan yang ia geluti ini mampu mempekerjakan delapan sampai sepuluh orang karena banyaknya pesanan dari beberapa pengusaha yang memasarkan kerajinan miniatur kayu jatinya ke berbagai pelosok negeri.
Namun kini ditengah pandemi Covid-19 ia terpaksa harus merumahkan pekerjanya karena minimnya pesanan. “Dulu seringkali kualahan dalam melayani pesanan, sampai sering telat mengirimkan pesanan, tapi sekarang malah kita seringkali menunggu pesanan,” ujarnya, Selasa (5/4/2022).
Dalam pengerjaannya kini, ia dibantu anak semeta wayangnya. Dalam satu bulan ia hanya mengerjakan sebanyak 50 sampai 60 unit miniatur saja. Jumlah itu sangat jauh dibanding sebelum pandemi Covid-19, yang dalam satu bulan mampu mengerjakan sebanyak 300 sampai 500 miniatur.
“Sekarang kondisinya sulit, sebenarnya kita juga pengen mengerjakan seperti dulu yang harus melibatkan banyak pekerja untuk memenuhi pesanan, tapi ya tinggal 50 sampai 60 pesanan saja,” tambah wawan.
Ia mengaku, pendapatan kotor setiap bulan sebesar Rp3 juta, padahal dulu mampu meraup hingga belasan juta rupiah setiap bulanya. Meskipun demikian ia mengaku tetap bertahan dalam membuat miniatur yang berbahan dasar kayu jati, karena ia yakin masa sulit ini akan segera terlewati. [lus/kun]






