Bojonegoro (beritajatim.com) – Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian penumpang perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo, Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro menghubungkan Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, yang tenggelam berhasil menemukan tiga orang korban.
Ketiga korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal. Dari tiga orang yang ditemukan salah satunya adalah driver perahu penyeberangan atas nama Kasian (60) warga Desa Semambung RT 2 RW 1 Kecamatan Kanor. Kasian ditemukan pada pukul 13.15 WIB yang berjarak sekitar 50 meter ke atas dari lokasi tempat kejadian musibah (TKM).
[berita-terkait number=”5″ tag=”perahu-tenggelam”]
Korban hanya berputar di sekitar lokasi perahu tenggelam karena ada pusaran arus akibat bendungan sisi kanan dan kiri sungai yang digunakan pembangunan jembatan penghubung Kanor – Rengel. Jasad korban kemudian diidentifikasi di RSUD Tuban. Setelah jasad korban dilakukan identifikasi, kemudian diserahkan kepada ahli waris untuk dimakamkan.
“Sekitar pukul 20.00 WIB tadi langsung dimakamkan,” ujar salah seorang relawan yang masih berada di lokasi kejadian, Alvian, Kamis (4/11/2021).
Rumah korban ini diketahui tidak jauh dari lokasi titik penambangan perahu yang ada di Desa Semambung. Nampak sejumlah pelayat satu persatu mulai datang ke rumah duka sejak sebelum magrib.
Sejumlah peralatan untuk merawat jenazah sudah siap sejak sore. Sebelum jenazah tiba di rumah duka, hujan lebat disertai angin kencang terjadi. “Saat pemakaman sudah mulai reda hujannya,” ujarnya.
Sementara, dua korban lain yang ditemukan di hari kedua pencarian ini yang pertama atas nama Agus Tutin Warga Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Korban ditemukan sekitar 1,38 km dari titik perahu tenggelam pada pukul 09.15 WIB. Agus Tutin merupakan identifikasi korban baru.
Sebelumnya identifikasi penumpang berjumlah 18 orang dari berbagai sumber dan laporan pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga.
Sedangkan korban ketiga ditemukan pukul 13.42 WIB berjarak sekitar 1 km dari lokasi tenggelam atas nama Toro (40) pekerja proyek pengerjaan jembatan penghubung Kanor-Rengel asal Desa Wonokerto, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Saat itu dia sedang menyeberang dari arah Rengel ke Kanor bersama satu orang rekan kerjanya. Satu orang tersebut selamat.
Sementara proses pencarian korban perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo yang tenggelam itu dilakukan Tim SAR gabungan dari berbagai unsur tersebut mulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB. [lus/suf]







