Pasuruan (beritajatim.com) – Penganiayaan dua orang siswa SMP Lanjutan Advant memilih menyelesaikan masalah dengan kekeluargaan. Kedua keluarganya menyetujui bahwa kasus ini usai.
Sebelumnya satu orang anak beserta empat orang dewasa sudsh melakukan mediasi. Kedua keluargapun juga mensepakati mediasi tersebut.
“Satu orang anak kecil dan empat tersangka sudah kami mediasi. Setelahnya kedua belah keluarga juga menyetujui mediasi tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto saat dikonfirmasi, Jumat (08/04/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
Adhi juga mengatakan bahwa laporan penganiayaan ini juga dicabut. Sehingga tidak ada lagi perkara penganiayaan yang dialami siswa SMP Lanjutan Advant.
“Laporannya juga dicabut. Sehingga tidak ada lagi kasus penganiayaan SMP Lanjutan Advant,” lanjut Adhi.
Sebelumnya diberitakan kasus penganiayaan siswa SMP Lanjutan Advant yang dianiaya oleh seniornya. Penganiayaan ini dilakukan oleh 5 orang senior dengan cara menyulut punggung korban dengan rokok. (ada/ted)






