Blitar (beritajatim.com) – Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Blitar mencapai 37 ribu jiwa. Jumlah tersebut cukup tinggi untuk sebuah kabupaten berpenduduk 1.240.320 jiwa dengan kepadatan 770 jiwa per kilometer persegi.
Salah satu penyumbang pengangguran terbuka tersebut adalah anak yang baru lulus SMA atau SMK. Penyebabnya, para lulusan SMA atau SMK tersebut belum bisa memenuhi standar dunia kerja.
Hal itupun menjadi perhatian serius oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar. Untuk mengurangi jumlah pengangguran terbuka itupun, Disnaker Kabupaten Blitar berencana menggelar job fair pada tanggal 27-28 Juli 2023 mendatang.
“Angka pengangguran terbuka kami sekitar 37 ribu jumlahnya maka itu kami terus berupaya untuk membuka lapangan pekerjaan melalui job fair ini,” kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Blitar, Yopie Kharisma Sanusi, Selasa (25/7/2023).
Disnaker Kabupaten Blitar, berharap kegiatan job fair tersebut bisa menyerap pengangguran terbuka hingga 30 persen dari jumlah awal. Terget tersebut bukan tanpa alasan, meski kegiatan job fair belum dimulai namun, sejauh ini sudah ada 1000 pencari kerja yang telah mengisi formulir job fair Kabupaten Blitar 2023.
“Sejauh ini karena kami juga lakukan survei yang dibuat oleh tim, sudah ada 1000 orang pencari kerja yang mengisi formulir job fair,” imbuhnya.
BACA JUGA:
30 Perusahaan Akan Buka Rekrutmen di Job Fair Blitar, Catat Tanggalnya
Kegiatan job fair ini rencananya akan digelar selama 2 hari di Gedung Serbaguna (gedung Pemkab Lama) jalan Sudanco Supriadi nomor 17 Kota Blitar. Job fair ini akan digelar selama 2 hari yakni tanggal 27-28 Juli 2023 mendatang.
Kegiatan job fair ini akan diikuti oleh 30 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Bukan hanya lokal namun job fair ini juga akan diikuti oleh perusahaan nasional.
Selain job fair yang akan digelar pada Juli ini, Disnaker juga akan menggelar 2 bursa lowongan kerja lainnya. Diharapkan dengan begitu angka pengangguran kerja di Kabupaten Blitar bisa berkurang.
“Selain itu kami juga akan menggelar, job fair dua kali lagi pada tahun ini, semoga dengan begitu jumlah pengangguran bisa terbuka,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Harga Telur di Blitar Kini Tembus Rp31 Ribu per Kilogram
Tingginya angka pengangguran terbuka tersebut, imbas dari adanya pandemi Covid-19 selama 3 tahun terakhir ini. Selama pandemi banyak perusahaan yang gulung tikar sehingga berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).
Hal itulah yang menjadi penyumbang angka pengangguran terbuka di Bumi Penataran terus meningkat. Kini setelah pandemi berkahir, kondisi sejumlah perusahaan sudah mulai membaik dan memerlukan banyak tenaga kerja. Hal itulah yang dimanfaatkan Disnaker Kabupaten Blitar untuk menggelar job fair.
“Ini kan sekarang endemi jadi perusahaan sudah mulai membaik sehingga diperlukan tenaga kerja yang banyak,” tutupnya. [owi/beq]






