Surabaya (beritajatim.com) – Kabar mengejutkan datang dari aktris Indonesia, Erika Carlina. Dalam podcast Close the Door, milik Deddy Corbuzier, dirinya mengaku sedang hamil sembilan bulan dan sempat mendapat ancaman secara tidak langsung oleh ayah dari anaknya, Jumat (18/7/2025).
Dalam podcast tersebut, Erika juga mengungkapkan bahwa dirinya tengah hamil anak laki-laki, yang diprediksi akan lahir pada bulan Agustus nanti.
Dalam pengakuannya, awalnya ia berencana untuk menutupi kabar kehamilan tersebut. Ia pun sudah berencana akan melangsungkan pernikahan dengan ayah dari sang anak. Namun, hal itu urung terlaksana, lantaran ada suatu alasan yang menurut Erika akan terasa berat dijalani saat sudah berumah tangga nanti.
“Awalnya kita sama-sama ingin bertanggung jawab. Bahkan persiapan untuk pernikahan sudah hampir selesai, seperti beli cincin, bikin baju, sewa vendor. Namun, karena ada suatu masalah dan kita berantem, dia tidak menyelesaikannya secara dewasa (silent treatment). Jadi kayaknya jika dibawa ke pernikahan akan sulit. Apalagi ini sudah dua kali terjadi,” ujarnya.
Erika mengaku jika perpisahan mereka diakhiri secara baik-baik. Bahkan ia tidak pernah menuntut pertanggung jawaban sama sekali. Namun selama masa kehamilan, ia merasa namanya sering kali dibawa-bawa di media sosial.
“Selama masa kehamilanku, dia kan sering sekali live. Dan di situ, aku kerap ‘disenggol’, termasuk saat dia menyebut jika hubungan dia dengan aku selama ini hanya gimmick,” jelasnya.
Selama ini, Erika hanya memilih untuk diam. Bahkan di saat sang mantan kekasihnya sudah tampak bahagia dengan pasangan barunya. Namun, ada momen di mana Erika mulai merasa ketakutanz ketika mengetahui bahwa ia mendapatkan ancaman.
“Aku dikirimi isi chat grup WhatApp, di sana ada dia dan fans-fansnya yang berisi sekitar 19 orang. Salah satu ancamannya itu, dia bilang kalau akan bombardir aku saat proses kehamilanku nanti. Dia menyuruh fans-fansnya untuk menyerang aku di hari akan lahiran, gak kuat ajah mentalnya,” jelas Erika, sambil berlinang air mata.
Di situlah ia merasa tertekan. Erika tidak habis pikir kenapa orang tersebut sampai tega melakukan hal itu.
“Yang aku gak terima adalah, kenapa sudah bahagia dengan pasanganmu, kamu sudah punya rencana yang sebegitu panjangnya, kenapa aku harus dihancurin lagi? Kan aku dah hancur juga. Mau sampai sehancur apa? Karir aku juga akan hancur juga kok,” ujar Erika, dengan isak tangis.
Perempuan kelahiran tahun 1993 pun mengakui keputusannya untuk speak up masalah ini lantaran ingin jujur. Dengan begitu, Erika pun berharap di hari kelahiran sang buah nanti, bisa jadi momen bahagia, bukan justru membuatnya jadi tertekan.
“Aku pengen, aku sama anak aku tenang. Aku juga gak butuh dia juga kok. Sampai di grup itu dia bilang, aku ngejebak dia untuk minta pertanggung jawabanlah, atau apalah. Padahal enggak, gak pernah sama sekali. Bahkan hubungi dia saja enggak. Tunjukin buktinya kalau emang aku ada ngechat dia,” pungkasnya. (fyi/ian)






