Gresik (beritajatim.com)– Pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tahun ajaran 2023-2024 di wilayah Kabupaten Gresik harus bersabar dulu. Pasalnya, Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat baru melaksanakan tahap uji kain.
Tahun 2023 ini Dispendik merencanakan siswa baru mendapatkan seragam berupa baju. Namun, karena waktu mepet berdekatan dengan tutup tahun anggaran.
Pengadaan tersebut dirubah menjadi kain. Nantinya, setiap siswa baru baik jenjang SD maupun SMP menerima beberapa lembar kain.
“Ada sejumlah kendala. Sebab, rekanan tidak ada yang sanggup 16 hari untuk stel baju,” ucap Sekretaris Dispendik Gresik, Herawan Eka Kusuma, Kamis (9/11/2023).
Ia menambahkan, saat ini Dispendik sedang melakukan uji laboratorium kain. Uji tersebut untuk menentukan kain yang diterima siswa sesuai kualitas yang sudah ditentukan.
“Setelah ini baru pengadaan di e-katalog,” imbuhnya.
Sebelumnya, Dispendik Gresik sudah meminta agar 4 Desember 2023 seragam tersebut sudah dibagikan. Namun, penyedia barang meminta kompensasi mundur beberapa hari.
Seragam tersebut akan dibagikan kepada para siswa SD dan SMP yang masuk tahun ajaran 223/2024. Rinciannya, putih merah dan pramuka untuk siswa SD serta putih biru dan pramuka untuk siswa SMP.
Sementara untuk seragam batik dan olahraga dilakukan pengadaan masing-masing lembaga sekolah.
“Untuk pengadaan itu kami menganggarkan sebesar Rp 4 miliar untuk seragam,” ungkap Herawan.
Terkait dengan ini kata dia, pihaknya berharap tahun 2024 mendatang pengadaan seragam dilakukan oleh masing-masing lembaga. Ini bertujuan akan mempercepat pengadaan karena skala kecil.
“Sekarang dilihat, seragam batik yang dari sekolah semua sudah dipakai siswa. Nanti pengadaan lewat sekolah masing-masing,” tandas Herawan. (Dny/Aje)






